<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>berjamaah.com</title>
	<atom:link href="http://berjamaah.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://berjamaah.com</link>
	<description>Menyerukan sholat berjamaah di masjid, berbagi pengetahuan Islami, merapatkan barisan Muslim.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Nov 2012 16:06:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Orang Yang Tidak Menjalankan Sholat Terus-menerus</title>
		<link>http://berjamaah.com/orang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/orang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 09:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang dilakukan seseorang, apabila ia mengajak keluarganya untuk menjalankan sholat tetapi mereka tidak mau mendengarkannya. Apakah orang tersebut tetap tinggal di rumah bersama keluarganya atau keluar dari rumahnya ? Jawab : Apabila keluarga tersebut tidak menjalankan sholat terus-menerus, maka hukumnya adalah kafir, murtad dan keluar dari islam. Tidak boleh seseorang tersebut tinggal bersama mereka. [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_59185960"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa  yang dilakukan seseorang, apabila ia mengajak keluarganya untuk  menjalankan sholat tetapi mereka tidak mau mendengarkannya. Apakah orang  tersebut tetap tinggal di rumah bersama keluarganya atau keluar dari  rumahnya ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2012/02/orang-sholat1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-227" title="orang yang tidak sholat" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2012/02/orang-sholat1-201x300.jpg" alt="hukum orang yang tidak sholat" width="201" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-226"></span></p>
<p>Apabila  keluarga tersebut tidak menjalankan sholat terus-menerus, maka hukumnya  adalah kafir, murtad dan keluar dari islam. Tidak boleh seseorang  tersebut tinggal bersama mereka. Tetapi wajib baginya untuk terus  mendakwahi keluarganya, dan mudah-mudahan Allah memberikan hidayah  kepada keluarganya, karena seseorang yang meninggalkan sholat adalah  kafir. Dalilnya adalah dari Al Qur’an, As Sunnah, perkataan Sahabat, dan  pandangan hati yang shahih (benar).</p>
<p>Adapun dalil dari Al Qur’an adalah (firman Allah Ta’ala yang artinya ) :</p>
<p><strong>“<em>Apabila mereka bertaubat, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat, maka mereka adalah saudara-saudara kalian seagama</em>.”</strong> (QS. At Taubah: 11).</p>
<p>Dapat  dipahami dari ayat tersebut adalah apabila mereka tidak melakukan yang  demikian (taubat, sholat, dan menunaikan zakat) maka mereka bukan dari  saudara-saudara kalian seagama. Persaudaraan dalam agama tidak akan  terputus dengan perbuatan maksiat, meskipun dosa besar. Tetapi akan  terputus apabila seseorang keluar dari Islam.</p>
<p>Adapun dari As Sunnah adalah sabda Nabi ‘alaihishalaatu wasallam yang artinya:</p>
<p><strong>“<em>Jarak antara laki-laki dengan kekafiran dan kesyirikan adalah meninggalkan sholat</em>.”</strong> (HR. Tirmidzi, dan beliau berkata: hadist hasan shahih).</p>
<p><strong>“<em>Perjanjian antara kami dengan mereka adalah sholat. Barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir</em>.”</strong> (Imam Nawawi berkata: HR. Tirmidzi</p>
<p>dalam kitab Al Iman dengan sanad yang shahih).</p>
<p>Adapun dari perkataan sahabat: Berkata Amirul mukminin Umar Bin Khattab radliyallahu anhu yang artinya: “<em>Tidak akan beruntung (binasa) bagi seseorang yang meninggalkan sholat.</em>“</p>
<p>Berkata Abdullah Bin Syaqiq radliyallahu anhu yang artinya : “<strong><em>Para</em><em> sahabat Nabi ‘alaihisshalaatu wasallam tidak melihat suatu amalan yang menyebabkan kekufuran apabila ditinggalkan selain sholat</em>.”</strong></p>
<p>Adapun dari pandangan hati yang shahih (lurus), maka saya katakan: <em><strong>&#8220;</strong></em><strong><em>Apakah  masuk akal bagi seseorang yang memiliki keimanan sebesar biji dalam  hatinya, mengetahui keagungan sholat, dan inayah (pertolongan) yang  diberikan Allah dengannya kemudian dia memelihara untuk terus  meninggalkan sholat ??….. ini adalah mustahil</em>.&#8221;</strong></p>
<p>Apabila telah jelas kekafirannya maka ada beberapa hukum yang terkait dengannya :</p>
<p>1.Tidak  sah hukum menikahinya. Apabila telah terjadi akad dengan seorang suami  yang tidak sholat, maka hukum pernikahannya bathil dan tidak halal  seorang suami tersebut bagi seorang isteri. Dalilnya adalah (firman  Allah yang artinya) :</p>
<p>“<em>Jika  kalian telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka jangan  kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka  tidak halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tidak  halal bagi mereka</em>.” (QS. Al Mumtahanah: 10)</p>
<p>2.Tidak halal sembelihannya. Tidak boleh memakan sembelihannya.</p>
<p>3.Tidak halal baginya memasuki Mekkah al Mukarromah. Allah T a’ala berfirman yang artinya:”<em>Hai  orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis.  Maka janganlah mereka mendekati masjidil harom sesudah tahun ini</em> (setelah turun ayat ini, yaitu pada tahun ke-9 hijriah). (QS. At Taubah: 28)</p>
<p>4.Tidak  ada hak waris baginya. Apabila seseorang mati meninggalkan satu anak  yang tidak sholat dan satu anak dari pamannya, maka yang berhak  mendapatkan waris adalah anak pamannya.Rasulullah ‘alaihishalaatu  wasallam bersabda: “<em>Tidak mewariskan muslim atas kafir dan orang kafir atas muslim</em>.” (HR Bukhari &amp; Muslim)</p>
<p>5.Apabila  mati, tidak boleh dimandikan, dikafani, disholatkan, dan di kubur di  kuburan kaum muslimin. Kemudian apa yang harus kita lakukan ? Kita  kuburkan dia di padang pasir/sahara dengan baju yang menempel padanya.</p>
<p>6.Dibangkitkan  di hari kiamat bersama Fir’aun, Hamman, Qorun, Ubay Bin Kholaf, dan  yang lainnya dari pemimpin orang-orang kafir. Wal ‘iyadzubillah. Mereka  (orang-orang kafir) Tidak masuk surga dan tidak boleh bagi keluarganya  mendo’akan rahmat dan ampunan baginya karena dia telah kafir.</p>
<p>Karena  masalah ini sangat membahayakan, namun kebanyakan kaum muslimin  meremehkannya dan membiarkan keluarganya meninggalkan sholat. Ini tidak  boleh.</p>
<p>(Diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Al As’ilah Al Muhimmah)</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;title=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&amp;bodytext=Apa%20%20yang%20dilakukan%20seseorang%2C%20apabila%20ia%20mengajak%20keluarganya%20untuk%20%20menjalankan%20sholat%20tetapi%20mereka%20tidak%20mau%20mendengarkannya.%20Apakah%20orang%20%20tersebut%20tetap%20tinggal%20di%20rumah%20bersama%20keluarganya%20atau%20keluar%20dari%20%20rumahnya%20%3F%0D%0A%0D%0AJawab%20%3A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AApa" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;title=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&amp;notes=Apa%20%20yang%20dilakukan%20seseorang%2C%20apabila%20ia%20mengajak%20keluarganya%20untuk%20%20menjalankan%20sholat%20tetapi%20mereka%20tidak%20mau%20mendengarkannya.%20Apakah%20orang%20%20tersebut%20tetap%20tinggal%20di%20rumah%20bersama%20keluarganya%20atau%20keluar%20dari%20%20rumahnya%20%3F%0D%0A%0D%0AJawab%20%3A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AApa" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;t=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;title=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;title=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&amp;annotation=Apa%20%20yang%20dilakukan%20seseorang%2C%20apabila%20ia%20mengajak%20keluarganya%20untuk%20%20menjalankan%20sholat%20tetapi%20mereka%20tidak%20mau%20mendengarkannya.%20Apakah%20orang%20%20tersebut%20tetap%20tinggal%20di%20rumah%20bersama%20keluarganya%20atau%20keluar%20dari%20%20rumahnya%20%3F%0D%0A%0D%0AJawab%20%3A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AApa" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;t=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;title=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;t=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&amp;s=Apa%20%20yang%20dilakukan%20seseorang%2C%20apabila%20ia%20mengajak%20keluarganya%20untuk%20%20menjalankan%20sholat%20tetapi%20mereka%20tidak%20mau%20mendengarkannya.%20Apakah%20orang%20%20tersebut%20tetap%20tinggal%20di%20rumah%20bersama%20keluarganya%20atau%20keluar%20dari%20%20rumahnya%20%3F%0D%0A%0D%0AJawab%20%3A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AApa" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Forang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html&amp;t=Orang%20Yang%20Tidak%20Menjalankan%20Sholat%20Terus-menerus&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Apa%20%20yang%20dilakukan%20seseorang%2C%20apabila%20ia%20mengajak%20keluarganya%20untuk%20%20menjalankan%20sholat%20tetapi%20mereka%20tidak%20mau%20mendengarkannya.%20Apakah%20orang%20%20tersebut%20tetap%20tinggal%20di%20rumah%20bersama%20keluarganya%20atau%20keluar%20dari%20%20rumahnya%20%3F%0D%0A%0D%0AJawab%20%3A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AApa" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_59185960"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_59185960"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/orang-yang-tidak-menjalankan-sholat-terus-menerus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Gangguan Setan dalam Sholat</title>
		<link>http://berjamaah.com/sepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/sepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Nov 2010 06:34:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dalam Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan dalam Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[1. WAS-WAS SAAT MELAKUKAN TAKBIRATUL IHRAM Saat mulai membaca takbiratul ihram &#8220;Allahu Akbar&#8221; , ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah. Sehingga ia langsung mengulanginya lagi dengan membaca takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir ruku&#8217;. Ibnul Qayyim berkata, &#8220;Termasuk tipu daya syaitan yang banyak menggangu mereka [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_84076840"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/11/devil_256x256.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-210" title="sepuluh gangguan setan - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/11/devil_256x256.png" alt="sepuluh gangguan setan - berjamaah.com" width="256" height="256" /></a></p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">1. WAS-WAS SAAT MELAKUKAN TAKBIRATUL IHRAM</span></span></span></p>
<p>Saat mulai membaca takbiratul ihram &#8220;<strong>Allahu Akbar</strong>&#8221; , ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah.<br />
Sehingga ia langsung mengulanginya lagi dengan membaca takbir.<br />
Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir ruku&#8217;.</p>
<p>Ibnul Qayyim berkata, <span style="color: blue;">&#8220;Termasuk tipu daya syaitan  yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan  niat atau saat takbiratul ihram dalam sholat&#8221;</span>. Was-was itu membuat mereka tersiksa dan tidak nyaman.</p>
<p><span id="more-208"></span></p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">2. TIDAK KONSENTRASI SAAT MEMBACA BACAAN SHOLAT</span></span></span></p>
<p>Sahabat Rasulullah SAW yaitu ‘Utsman bin Abil ‘Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu,<span style="color: blue;">&#8220;Wahai  Rasulullah, sesungguhnya syaitan telah hadir dalam sholatku dan membuat  bacaanku salah dan rancu&#8221;. Rasulullah SAW menjawab, &#8220;Itulah syaitan  yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka  meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah SWT. Aku pun  melakukan hal itu dan Allah SWT menghilangkan gangguan itu dariku&#8221;.</span> (HR. Muslim)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">3. LUPA JUMLAH RAKAAT YANG TELAH DIKERJAKAN</span></span></span></p>
<p>Abu Hurairah r.a berkata, <span style="color: blue;">&#8220;Sesungguhnya Rasulullah  SAW telah bersabda, &#8220;Jika salah seorang dari kalian sholat, syaitan akan  datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat  yang ia telah kerjakan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal  itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan  sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam&#8221;.</span> (HR Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">4. HADIRNYA FIKIRAN YANG MEMALINGKAN KONSENTRASI</span></span></span></p>
<p>Abu Hurairah r.a berkata, <span style="color: blue;">&#8220;Rasulullah SAW bersabda,  &#8220;Apabila dikumandangkan adzan sholat, syaitan akan berlari seraya  terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara adzan tersebut. Apabila  muadzin telah selesai adzan, ia kembali lagi. Dan jika iqamat  dikumandangkan ia berlari. Apabila telah selesai iqamat, dia kembali  lagi. Ia akan selalu bersama orang yang sholat seraya berkata kepadanya,  ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat! Sehingga orang tersebut  tidak tahu berapa rakaat ia sholat&#8221;.</span> (HR Bukhari)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">5. TERGESA-GESA UNTUK MENYELESAIKAN SHOLAT</span></span></span></p>
<p>Ibnul Qayyim berkata, <span style="color: blue;">&#8220;Sesungguhnya ketergesa-gesaan  itu datangnya dari syaitan, karena tergesa-gesa adalah sifat gegabah,  asal dan sembrono yang menghalang-halangi seseorang untuk berperilaku  hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada tempatnya.  Tergesa-gesa muncul karena dua perilaku buruk, yaitu sembrono dan  terburu-buru sebelum waktunya&#8221;.</span></p>
<p>Tentu saja bila sholat dalam keadaan tergesa-gesa, maka cara  pelaksanaannya asal. Asal mengerjakan, asal selesai dan asal jadi. Tidak  ada ketenangan atau thuma&#8217;ninah. Pada zaman Rasulullah SAW ada orang  sholat dengan tergesa-gesa. Akhirnya Rasulullah SAW memerintahkannya  untuk mengulanginya lagi karena sholat yang telah ia kerjakan belum sah.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda kepadanya,<span style="color: blue;"> &#8220;Apabila kamu  sholat, bertakbirlah (takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Al-Qur&#8217;an  yang mudah bagimu, lalu ruku&#8217;lah sampai kamu benar-benar ruku&#8217;  (thuma&#8217;ninah), lalu bangkitlah dari ruku&#8217; sampai kamu tegak berdiri,  kemudian sujudlah sampai kamu benar-benar sujud (thuma&#8217;ninah) dan  lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat sholatmu&#8221;.</span> (HR Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">6. MELAKUKAN GERAKAN-GERAKAN YANG TIDAK PERLU</span></span></span></p>
<p>Dahulu ada seorang sahabat yang bermain kerikil ketika sedang tasyahud.  Ia membolak-balikkannya. Melihat hal itu, maka Ibnu Umar segera  menegurnya selepas solat: <em><span style="color: darkgreen;">&#8220;Jangan bermain  kerikil ketika sholat karena perbuatan tersebut berasal dari syaitan.  Tapi kerjakan seperti apa yang dikerjakan Rasulullah SAW&#8221;. Orang  tersebut bertanya, &#8220;Apa yang dilakukannya?&#8221; Kemudian Ibnu Umar  meletakkan tangan kanannya diatas paha kanannya dengan jari telunjuk  menunjuk ke arah kiblat atau tempat sujud. &#8220;Demikianlah saya melihat apa  yang dilakukan Rasulullah SAW&#8221;</span></em>, kata Ibnu Umar. (HR Tirmidzi)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">7. MELIHAT KE KANAN ATAU KE KIRI KETIKA SHOLAT</span></span></span></p>
<p>Dengan sadar atau tidak, orang tersebut melihat ke kiri atau ke kanan,  itulah akibat godaan syaitan penggoda. Karena itu, setelah takbiratul  ihram, pusatkan pandangan pada satu titik. Yaitu tempat sujud. Sehingga  perhatian kita menjadi fokus dan tidak mudah dicuri oleh syaitan.<br />
<span style="color: blue;">Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah  r.a, ia berkata, &#8220;Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang hukum  melihat ketika sholat&#8221;. Rasulullah SAW menjawab, &#8220;Itu adalah curian  syaitan atas sholat seorang hamba&#8221;.</span> (HR Bukhari)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">8. MENGUAP DAN MENGANTUK</span></span></span></p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, <span style="color: blue;">&#8220;Menguap ketika sholat itu dari syaitan. Karena itu bila kalian ingin menguap maka tahanlah seboleh mungkin&#8221;.</span> (HR Thabrani).<br />
Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda, <span style="color: blue;">&#8220;Adapun  menguap itu datangnya dari syaitan, maka hendaklah seseorang mencegahnya  (menahannya) selagi boleh. Apabila ia berkata ha&#8230; berarti syaitan  tertawa dalam mulutnya&#8221;.</span> (HR Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">9. BERSIN BERULANG KALI SAAT SHOLAT</span></span></span></p>
<p>Syaitan ingin menggangu kekhusyu&#8217;an sholat dengan bersin sebagaimana yang dikatakan Abdullah bin Mas&#8217;ud, <span style="color: blue;">&#8220;Menguap dan bersin dalam sholat itu dari syaitan&#8221;</span> (Riwayat Thabrani). Ibnu Hajar mengomentari kenyataan Ibnu Mas&#8217;ud, <em>&#8220;Bersin  yang tidak disenangi Allah SWT adalah yang terjadi dalam solat  sedangkan bersin di luar sholat itu tetap disenangi Allah SWT. Hal itu  tidak lain karena syaitan memang ingin menggangu sholat seseorang dengan  berbagai cara&#8221;.</em></p>
<p><span style="color: black;"><span style="font-size: x-small;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial Black;">10. TERASA INGIN BUANG ANGIN ATAU BUANG AIR</span></span></span></span></p>
<p>Rasulullah SAW bersabda,<span style="color: blue;"> &#8220;Apabila salah seorang dari  kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar  sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah sekali-kali ia keluar dari  masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau  mencium baunya&#8221;.</span> (HR Muslim) &#8211; berjamaah.com</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam bis showab</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;title=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0A1.%20WAS-WAS%20SAAT%20MELAKUKAN%20TAKBIRATUL%20IHRAM%0D%0A%0D%0ASaat%20mulai%20membaca%20takbiratul%20ihram%20%22Allahu%20Akbar%22%20%2C%20ia%20ragu%20apakah%20takbir%20yang%20dilakukannya%20itu%20sudah%20sah%20atau%20belum%20sah.%0D%0ASehingga%20ia%20langsung%20mengulanginya%20lagi%20dengan%20membaca%20takbir.%0D%0APeristiwa%20it" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;title=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&amp;notes=%0D%0A%0D%0A1.%20WAS-WAS%20SAAT%20MELAKUKAN%20TAKBIRATUL%20IHRAM%0D%0A%0D%0ASaat%20mulai%20membaca%20takbiratul%20ihram%20%22Allahu%20Akbar%22%20%2C%20ia%20ragu%20apakah%20takbir%20yang%20dilakukannya%20itu%20sudah%20sah%20atau%20belum%20sah.%0D%0ASehingga%20ia%20langsung%20mengulanginya%20lagi%20dengan%20membaca%20takbir.%0D%0APeristiwa%20it" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;t=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;title=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;title=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&amp;annotation=%0D%0A%0D%0A1.%20WAS-WAS%20SAAT%20MELAKUKAN%20TAKBIRATUL%20IHRAM%0D%0A%0D%0ASaat%20mulai%20membaca%20takbiratul%20ihram%20%22Allahu%20Akbar%22%20%2C%20ia%20ragu%20apakah%20takbir%20yang%20dilakukannya%20itu%20sudah%20sah%20atau%20belum%20sah.%0D%0ASehingga%20ia%20langsung%20mengulanginya%20lagi%20dengan%20membaca%20takbir.%0D%0APeristiwa%20it" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;t=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;title=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;t=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&amp;s=%0D%0A%0D%0A1.%20WAS-WAS%20SAAT%20MELAKUKAN%20TAKBIRATUL%20IHRAM%0D%0A%0D%0ASaat%20mulai%20membaca%20takbiratul%20ihram%20%22Allahu%20Akbar%22%20%2C%20ia%20ragu%20apakah%20takbir%20yang%20dilakukannya%20itu%20sudah%20sah%20atau%20belum%20sah.%0D%0ASehingga%20ia%20langsung%20mengulanginya%20lagi%20dengan%20membaca%20takbir.%0D%0APeristiwa%20it" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html&amp;t=Sepuluh%20Gangguan%20Setan%20dalam%20Sholat&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0A1.%20WAS-WAS%20SAAT%20MELAKUKAN%20TAKBIRATUL%20IHRAM%0D%0A%0D%0ASaat%20mulai%20membaca%20takbiratul%20ihram%20%22Allahu%20Akbar%22%20%2C%20ia%20ragu%20apakah%20takbir%20yang%20dilakukannya%20itu%20sudah%20sah%20atau%20belum%20sah.%0D%0ASehingga%20ia%20langsung%20mengulanginya%20lagi%20dengan%20membaca%20takbir.%0D%0APeristiwa%20it" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_84076840"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_84076840"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/sepuluh-gangguan-setan-dalam-sholat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syarat dan Rukun Shalat</title>
		<link>http://berjamaah.com/syarat-dan-rukun-shalat.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/syarat-dan-rukun-shalat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 00:36:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dalam Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan dalam Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Mengajari Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[SYARAT-SYARAT SHALAT Shalat tidak akan sah kecuali jika memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun dan hal-hal yang wajib ada padanya serta menghindari hal-hal yang akan membatalkannya. Adapun syarat-syaratnya ada sembilan: Islam, Berakal, Tamyiz (dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk), Menghilangkan hadats, Menghilangkan najis, Menutup aurat, Masuknya waktu, Menghadap kiblat, Niat. Secara bahasa, syuruuth (syarat-syarat) adalah bentuk [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_31094481"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/10/sholat-kartun1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-207" title="syarat dan rukun shalat - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/10/sholat-kartun1.jpg" alt="syarat dan rukun shalat - berjamaah.com" width="102" height="83" /></a></p>
<p><strong>SYARAT-SYARAT SHALAT</strong><br />
Shalat tidak akan sah kecuali jika memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun dan hal-hal yang wajib ada padanya serta menghindari hal-hal yang akan membatalkannya. Adapun syarat-syaratnya ada sembilan:</p>
<ol>
<li>Islam,</li>
<li>Berakal,</li>
<li>Tamyiz (dapat membedakan antara      yang baik dan yang buruk),</li>
<li>Menghilangkan hadats,</li>
<li>Menghilangkan najis,</li>
<li>Menutup aurat,</li>
<li>Masuknya waktu,</li>
<li>Menghadap kiblat,</li>
<li>Niat.</li>
</ol>
<p>Secara bahasa, syuruuth (syarat-syarat) adalah bentuk jamak dari kata syarth yang berarti alamat. Sedangkan menurut istilah adalah apa-apa yang ketiadaannya menyebabkan ketidakadaan (tidak sah), tetapi adanya tidak mengharuskan (sesuatu itu) ada (sah). Contohnya, jika tidak ada thaharah (kesucian) maka shalat tidak ada (yakni tidak sah), tetapi adanya thaharah tidak berarti adanya shalat (belum memastikan sahnya shalat, karena masih harus memenuhi syarat-syarat yang lainnya, rukun-rukunnya, hal-hal yang wajibnya dan menghindari hal-hal yang membatalkannya, pent.). Adapun yang dimaksud dengan syarat-syarat shalat di sini ialah syarat-syarat sahnya shalat tersebut.</p>
<p><span id="more-201"></span></p>
<p><strong>Penjelasan Sembilan Syarat Sahnya Shalat</strong></p>
<p><strong>1. Islam<br />
</strong>Lawannya adalah kafir. Orang kafir amalannya tertolak walaupun dia banyak mengamalkan apa saja, dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Tidaklah pantas bagi orang-orang musyrik untuk memakmurkan masjid-masjid Allah padahal mereka menyaksikan atas diri mereka kekafiran. Mereka itu, amal-amalnya telah runtuh dan di dalam nerakalah mereka akan kekal.&#8221; (At-Taubah:17) </em>Dan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya),<em> &#8220;Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.&#8221; </em>(Al-Furqan:23)<br />
Shalat tidak akan diterima selain dari seorang muslim, dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.&#8221;</em> (Aali ‘Imraan:85)</p>
<p><strong>2. Berakal<br />
</strong>Lawannya adalah gila. Orang gila terangkat darinya pena (tidak dihisab amalannya) hingga dia sadar, dalilnya sabda Rasulullah (yang artinya), <em>&#8220;Diangkat pena dari tiga orang: 1. Orang tidur hingga dia bangun, 2. Orang gila hingga dia sadar, 3. Anak-anak sampai ia baligh.&#8221;</em> (HR. Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa-i, dan Ibnu Majah).<br />
<strong>3. Tamyiz</strong><br />
Yaitu anak-anak yang sudah dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk, dimulai dari umur sekitar tujuh tahun. Jika sudah berumur tujuh tahun maka mereka diperintahkan untuk melaksanakan shalat, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Perintahkanlah anak-anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka ketika berumur sepuluh tahun (jika mereka enggan untuk shalat) dan pisahkanlah mereka di tempat-tempat tidur mereka masing-masing.&#8221; </em>(HR. Al-Hakim, Al-Imam Ahmad dan Abu Dawud)<br />
<strong>4. Menghilangkan Hadats (Thaharah)</strong><br />
Hadats ada dua: hadats akbar (hadats besar) seperti janabat dan haidh, dihilangkan dengan mandi (yakni mandi janabah), dan hadats ashghar (hadats kecil) dihilangkan dengan wudhu`, sesuai sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci.&#8221;</em> (HR. Muslim dan selainnya) Dan sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Allah tidak akan menerima shalat orang yang berhadats hingga dia berwudlu.&#8221; </em>(Muttafaqun ‘alaih)<br />
<strong>5. Menghilangkan Najis</strong><br />
Menghilangkan najis dari tiga hal: badan, pakaian dan tanah (lantai tempat shalat), dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Dan pakaianmu, maka sucikanlah.&#8221;</em> (Al-Muddatstsir:4). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), <em>&#8220;Bersucilah dari kencing, sebab kebanyakan adzab kubur disebabkan olehnya.&#8221;</em></p>
<p><strong>6. Menutup Aurat<br />
</strong>Menutupnya dengan apa yang tidak menampakkan kulit (dan bentuk tubuh), berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Allah tidak akan menerima shalat wanita yang telah haidh (yakni yang telah baligh) kecuali dengan khimar (pakaian yang menutup seluruh tubuh, seperti mukenah).&#8221;</em> (HR. Abu Dawud)</p>
<p>Para ulama sepakat atas batalnya orang yang shalat dalam keadaan terbuka auratnya padahal dia mampu mendapatkan penutup aurat. Batas aurat laki-laki dan budak wanita ialah dari pusar hingga ke lutut, sedangkan wanita merdeka maka seluruh tubuhnya aurat selain wajahnya selama tidak ada ajnaby (orang yang bukan mahramnya) yang melihatnya, namun jika ada ajnaby maka sudah tentu wajib atasnya menutup wajah juga.(terdapat iktilaf pada para Ulama’).Di antara yang menunjukkan tentang mentutup aurat ialah hadits Salamah bin Al-Akwa` radhiyallahu ‘anhu, <em>&#8220;Kancinglah ia (baju) walau dengan duri.&#8221;</em> Dan firman Allah ‘azza wa jalla, <em>&#8220;Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid.&#8221; </em>(Al-A’raaf:31) Yakni tatkala shalat.</p>
<p><strong>7. Masuk Waktu<br />
</strong>Dalil dari As-Sunnah ialah hadits Jibril ‘alaihis salam bahwa dia mengimami Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di awal waktu dan di akhir waktu (esok harinya), lalu dia berkata (yang artinya): <em>&#8220;Wahai Muhammad, shalat itu antara dua waktu ini.&#8221;</em> Dan firman Allah ‘azza wa jalla, &#8220;<em>Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.&#8221;</em> (An-Nisa`:103) Artinya diwajibkan dalam waktu-waktu yang telah tertentu. Dalil tentang waktu-waktu itu adalah firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Dirikanlah shalat dari sesudah tergelincirnya matahari sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).&#8221;</em> (Al-Israa`:78)</p>
<p><strong>8. Menghadap Kiblat<br />
</strong>Dalilnya firman Allah (yang artinya), <em>“Sungguh Kami melihat wajahmu sering menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil-Haram, dan di mana saja kalian berada maka palingkanlah wajah kalian ke arahnya.&#8221;</em> (Al-Baqarah:144)</p>
<p><strong>9. Niat<br />
</strong>Tempat niat ialah di dalam hati, sedangkan melafazhkannya adalah bid’ah (karena tidak ada dalilnya). Dalil wajibnya niat adalah hadits yang masyhur (yang artinya), <em>&#8220;Sesungguhnya amal-amal itu didasari oleh niat dan sesungguhnya setiap orang akan diberi (balasan) sesuai niatnya.&#8221;</em> (Muttafaqun ‘alaih dari ‘Umar Ibnul Khaththab)</p>
<p><strong>RUKUN-RUKUN SHALAT</strong></p>
<p>Rukun-rukun shalat ada empat belas:</p>
<ol>
<li>Berdiri bagi yang mampu,</li>
<li>Takbiiratul-Ihraam,</li>
<li>Membaca Al-Fatihah,</li>
<li>Ruku’,</li>
<li>I’tidal setelah ruku’,</li>
<li>Sujud dengan anggota tubuh yang      tujuh,</li>
<li>Bangkit darinya,</li>
<li>Duduk di antara dua sujud,</li>
<li>Thuma’ninah (Tenang) dalam      semua amalan,</li>
<li>Tertib rukun-rukunnya,</li>
<li>Tasyahhud Akhir,</li>
<li>Duduk untuk Tahiyyat Akhir,</li>
<li>Shalawat untuk Nabi shallallahu      ‘alaihi wa sallam,</li>
<li>Salam dua kali.</li>
</ol>
<p><strong>Penjelasan Empat Belas Rukun Shalat</strong></p>
<p><strong>1. Berdiri tegak pada shalat fardhu bagi yang mampu<br />
</strong>Dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Jagalah shalat-shalat dan shalat wustha (shalat ‘Ashar), serta berdirilah untuk Allah ‘azza wa jalla dengan khusyu’.&#8221; </em>(Al-Baqarah:238) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), <em>&#8220;Shalatlah dengan berdiri…&#8221;</em> (HR. Al-Bukhary)</p>
<p><strong>2. Takbiiratul-ihraam,<br />
</strong>yaitu ucapan: ‘Allahu Akbar’, tidak boleh dengan ucapan lain. Dalilnya hadits (yang artinya), <em>&#8220;Pembukaan (dimulainya) shalat dengan takbir dan penutupnya dengan salam.&#8221;</em> (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Al-Hakim) Juga hadits tentang orang yang salah shalatnya (yang artinya), <em>&#8220;Jika kamu telah berdiri untuk shalat maka bertakbirlah.&#8221;</em> (Idem)</p>
<p><strong>3. Membaca Al-Fatihah<br />
</strong>Membaca Al-Fatihah adalah rukun pada tiap raka’at, sebagaimana dalam hadits (yang artinya), <em>&#8220;Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al-Fatihah.&#8221;</em> (Muttafaqun ‘alaih)</p>
<p><strong>4. Ruku’</strong></p>
<p><strong>5. I’tidal (Berdiri tegak) setelah ruku’</strong></p>
<p><strong>6. Sujud dengan tujuh anggota tubuh</strong></p>
<p><strong>7. Bangkit darinya</strong></p>
<p><strong>8. Duduk di antara dua sujud<br />
</strong>Dalil dari rukun-rukun ini adalah firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), <em>&#8220;Wahai orang-orang yang beriman ruku’lah dan sujudlah.&#8221; </em>(Al-Hajj:77) Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Saya telah diperintahkan untuk sujud dengan tujuh sendi.&#8221;</em> (Muttafaqun ‘alaih)</p>
<p><strong>9. Thuma’ninah dalam semua amalan</strong></p>
<p><strong>10. Tertib antara tiap rukun<br />
</strong>Dalil rukun-rukun ini adalah hadits musii’ (orang yang salah shalatnya) (yang artinya), <em>&#8220;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: &#8220;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk mesjid, lalu seseorang masuk dan melakukan shalat lalu ia datang memberi salam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab salamnya dan bersabda: ‘Kembali! Ulangi shalatmu! Karena kamu belum shalat (dengan benar)!, … Orang itu melakukan lagi seperti shalatnya yang tadi, lalu ia datang memberi salam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab salamnya dan bersabda: ‘Kembali! Ulangi shalatmu! Karena kamu belum shalat (dengan benar)!, … sampai ia melakukannya tiga kali, lalu ia berkata: ‘Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran sebagai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, saya tidak sanggup melakukan yang lebih baik dari ini maka ajarilah saya!’ Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: ‘Jika kamu berdiri hendak melakukan shalat, takbirlah, baca apa yang mudah (yang kamu hafal) dari Al-Qur`an, kemudian ruku’lah hingga kamu tenang dalam ruku’, lalu bangkit hingga kamu tegak berdiri, sujudlah hingga kamu tenang dalam sujud, bangkitlah hingga kamu tenang dalam duduk, lalu lakukanlah hal itu pada semua shalatmu.&#8221; </em>(HR. Abu Dawud dan dishahihkan Al-Hakim)</p>
<p><strong>11. Tasyahhud Akhir<br />
</strong>Tasyahhud akhir termasuk rukun shalat sesuai hadits dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata (yang artinya), <em>&#8220;Tadinya, sebelum diwajibkan tasyahhud atas kami, kami mengucapkan: ‘Assalaamu ‘alallaahi min ‘ibaadih, assalaamu ‘alaa Jibriil wa Miikaa`iil (Keselamatan atas Allah ‘azza wa jalla dari para hamba-Nya dan keselamatan atas Jibril ‘alaihis salam dan Mikail ‘alaihis salam)’, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, &#8220;Jangan kalian mengatakan, ‘Assalaamu ‘alallaahi min ‘ibaadih (Keselamatan atas Allah ‘azza wa jalla dari para hamba-Nya)’, sebab sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla Dialah As-Salam (Dzat Yang Memberi Keselamatan) akan tetapi katakanlah, ‘Segala penghormatan bagi Allah, shalawat, dan kebaikan’, …&#8221;</em> Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan hadits keseluruhannya. Lafazh tasyahhud bisa dilihat dalam kitab-kitab yang membahas tentang shalat seperti kitab Shifatu Shalaatin Nabiy, karya Asy-Syaikh Al-Albaniy dan kitab yang lainnya.</p>
<p><strong>12. Duduk Tasyahhud Akhir<br />
</strong>Sesuai sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Jika seseorang dari kalian duduk dalam shalat maka hendaklah ia mengucapkan At-Tahiyyat.&#8221;</em> (Muttafaqun ‘alaih)</p>
<p><strong>13. Shalawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam<br />
</strong>Sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;Jika seseorang dari kalian shalat… (hingga ucapannya beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam) lalu hendaklah ia bershalawat atas Nabi.&#8221; </em>Pada lafazh yang lain<em>,  &#8220;Hendaklah ia bershalawat atas Nabi lalu berdoa.&#8221;</em> (HR. Ahmad dan Abu Dawud) &#8211; berjamaah.com</p>
<p><em>Syaikh  Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz</em></p>
<p><strong>14. Dua Kali Salam</strong><br />
Sesuai sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), <em>&#8220;… dan penutupnya (shalat) ialah salam.&#8221;</em></p>
<p>Inilah penjelasan tentang syarat-syarat dan rukun-rukun shalat yang harus diperhatikan dan dipenuhi dalam setiap melakukan shalat karena kalau meninggalkan salah satu rukun shalat baik dengan sengaja atau pun lupa maka shalatnya batal, harus diulang dari awal. (<strong>berjamaah.com</strong>)</p>
<p>Wallaahu A’lam.</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;title=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0ASYARAT-SYARAT%20SHALAT%0D%0AShalat%20tidak%20akan%20sah%20kecuali%20jika%20memenuhi%20syarat-syarat%2C%20rukun-rukun%20dan%20hal-hal%20yang%20wajib%20ada%20padanya%20serta%20menghindari%20hal-hal%20yang%20akan%20membatalkannya.%20Adapun%20syarat-syaratnya%20ada%20sembilan%3A%0D%0A%0D%0A%09Islam%2C%0D%0A%09Berakal%2C%0D%0A%09Tamy" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;title=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&amp;notes=%0D%0A%0D%0ASYARAT-SYARAT%20SHALAT%0D%0AShalat%20tidak%20akan%20sah%20kecuali%20jika%20memenuhi%20syarat-syarat%2C%20rukun-rukun%20dan%20hal-hal%20yang%20wajib%20ada%20padanya%20serta%20menghindari%20hal-hal%20yang%20akan%20membatalkannya.%20Adapun%20syarat-syaratnya%20ada%20sembilan%3A%0D%0A%0D%0A%09Islam%2C%0D%0A%09Berakal%2C%0D%0A%09Tamy" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;t=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;title=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;title=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&amp;annotation=%0D%0A%0D%0ASYARAT-SYARAT%20SHALAT%0D%0AShalat%20tidak%20akan%20sah%20kecuali%20jika%20memenuhi%20syarat-syarat%2C%20rukun-rukun%20dan%20hal-hal%20yang%20wajib%20ada%20padanya%20serta%20menghindari%20hal-hal%20yang%20akan%20membatalkannya.%20Adapun%20syarat-syaratnya%20ada%20sembilan%3A%0D%0A%0D%0A%09Islam%2C%0D%0A%09Berakal%2C%0D%0A%09Tamy" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;t=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;title=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;t=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&amp;s=%0D%0A%0D%0ASYARAT-SYARAT%20SHALAT%0D%0AShalat%20tidak%20akan%20sah%20kecuali%20jika%20memenuhi%20syarat-syarat%2C%20rukun-rukun%20dan%20hal-hal%20yang%20wajib%20ada%20padanya%20serta%20menghindari%20hal-hal%20yang%20akan%20membatalkannya.%20Adapun%20syarat-syaratnya%20ada%20sembilan%3A%0D%0A%0D%0A%09Islam%2C%0D%0A%09Berakal%2C%0D%0A%09Tamy" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsyarat-dan-rukun-shalat.html&amp;t=Syarat%20dan%20Rukun%20Shalat&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0ASYARAT-SYARAT%20SHALAT%0D%0AShalat%20tidak%20akan%20sah%20kecuali%20jika%20memenuhi%20syarat-syarat%2C%20rukun-rukun%20dan%20hal-hal%20yang%20wajib%20ada%20padanya%20serta%20menghindari%20hal-hal%20yang%20akan%20membatalkannya.%20Adapun%20syarat-syaratnya%20ada%20sembilan%3A%0D%0A%0D%0A%09Islam%2C%0D%0A%09Berakal%2C%0D%0A%09Tamy" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_31094481"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_31094481"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/syarat-dan-rukun-shalat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekeliruan Berpakaian Dalam Shalat</title>
		<link>http://berjamaah.com/kekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/kekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2010 23:46:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dalam Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Seorang muslim sudah seharusnya memahami setiap perkara penting yang menyangkut agamanya, terutama yang bersifat fardhu &#8216;ain, seperti shalat. Salah satu masalah yang terkait dengan shalat dan kurang mendapat perhatian dari sebagian kaum muslimin adalah tentang pakaian di dalam shalat. Masih banyak di antara mereka yang belum faham tentang pakaian yang dianjurkan, yang dilarang dan yang [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_13249498"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/10/41970888_sujud_getty416.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-204" title="sujud - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/10/41970888_sujud_getty416-300x216.jpg" alt="sujud - berjamaah.com" width="300" height="216" /></a></p>
<p><span style="font-size: small;">Seorang muslim sudah seharusnya  memahami setiap perkara penting yang menyangkut agamanya, terutama yang  bersifat fardhu &#8216;ain, seperti shalat.</span></p>
<p>Salah satu masalah yang  terkait dengan shalat dan kurang mendapat perhatian dari sebagian kaum  muslimin adalah tentang pakaian di dalam shalat. Masih banyak di antara  mereka yang belum faham tentang pakaian yang dianjurkan, yang dilarang  dan yang dibenci jika pakai pada waktu shalat.</p>
<p>Dalam edisi ini  kami turunkan sebuah pembahasan tentang beberapa kekeliruan berpakaian  di dalam shalat yang kami ambil dari kitab “al-Muhkam al- Matin” ,  ringkasan dari kitab “al-Qaul al-Mubin fi Akhta’ al Mushallin” karya  syaikh Masyhur bin Hasan al-Salman.</p>
<p><span id="more-203"></span></p>
<p><em>Di antara kekeliruan tersebut  adalah:</em></p>
<ul>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan pakaian ketat</strong>Memakai  pakaian ketat dalam shalat adalah makruh dalam tinjauan syar&#8217;i dan  tidak baik dari segi kesehatan. Jika ketika memakainya sampai tingkat  meninggalkan shalat (dengan alasan susah untuk melakukan gerakan ini dan  itu), maka hukum memakainya menjadi haram. Dan terbukti bahwa  kebanyakan orang yang memakai celana ketat adalah mereka yang tidak  shalat atau jarang melakukannya.
<p>Syaikh Muhammad Nashiruddin  al-Albani berkata, &#8220;Celana panjang (ketat, red) itu membentuk aurat, dan  aurat laki-laki adalah dari lutut sampai pusar. Seorang yang sedang  shalat harus semaksimal mungkin menjauhi segala kemaksiatan ketika dia  sedang sujud, yakni dengan terlihat bentuk kedua pantatnya (karena  sempitnya celana itu-red), atau bahkan membentuk aurat yang ada di  antara keduanya (kemaluan). Maka bagaimana orang seperti ini berdiri di  hadapan Rabb seru sekalian alam?</p>
<p>Jika celana yang dipakai adalah  longgar maka menurut Syaikh al-Albani tidak apa-apa, namun yang lebih  utama adalah dengan mengenakan gamis (baju panjang) hingga menutupi  lutut, atau setengah betis dan boleh dijulurkan maksimal hingga mata  kaki.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan pakaian tipis atau asal-asalan</strong>Tidak  boleh shalat dengan pakaian tipis yang menampakkan anggota badan,  sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang di masa ini. Dengan  sengaja memakainya maka berarti sengaja memperlihatkan bagian auratnya  yang seharusnya tertutup. Mereka telah tergiring oleh syahwat sehingga  menjadi pengikut mode dan adat, mereka juga telah terbius oleh para  penyeru permisivisme yang membolehkan manusia berkreasi dan melakukan  apa saja tanpa mengindah kan norma dan aturan syari&#8217;at.
<p>Masuk  kategori shalat dengan pakaian asal-asalan adalah shalat memakai piyama  atau baju tidur. Suatu ketika Rasululah n ditanya oleh seseorang tentang  shalat dengan memakai satu pakaian (misal: celana panjang saja tanpa  memakai baju atau memakai gamis tanpa mengenakan celana-red), maka  beliau menjawab, &#8220;Bukankah masing masing kalian mendapati dua pakaian?</p>
<p>Abdullah  Ibnu Umar ra melihat Nafi’ shalat sendirian dengan memakai satu  pakaian, maka dia berkata kepada Nafi’,&#8221; Bukankah aku memberikan untukmu  dua pakaian? Nafi&#8217; menjawab, &#8220;Ya, benar.” Maka Ibnu Umar bertanya,  “Apakah engkau ketika keluar ke pasar hanya dengan satu pakaian?” Nafi&#8217;  menjawab,” Tidak.&#8221; Maka Ibnu Umar berkata, “Sungguh berhias untuk Allah  adalah lebih berhak (dilakukan).&#8221;</p>
<p>Maka dengan demikian orang  yang shalat dengan baju tidur termasuk dalam kategori ini, karena tentu  dia akan merasa malu apabila bepergian atau ke pasar dengan memakai  piyama tersebut.</p>
<p>Dan bagi wanita, shalat dengan pakaian yang  tipis urusannya lebih berat dari pada laki-laki. Maka jangan sampai para  wanita shalat dengan pakaian yang terbuat dari kain yang tipis atau  transparan, karena meskipun menutup seluruh tubuh namun tetap  memperlihatkan kulit dan badannya.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan aurat terbuka</strong>Masalah terbukanya aurat ini  terjadi pada beberapa klasifikasi manusia:
<p>-Pertama;  Seseorang mengenakan celana ketat yang membentuk lekuk tubuh (aurat)  kemudian memakai baju yang pendek, sehingga ketika rukuk atau sujud  pakaiannya tersingkap, maka kelihatan bagian bawah punggungnya dan  bentuk auratnya karena ketatnya celana yang dipakai dan pendeknya baju.</p>
<p>Maka  dengan pakaian seperti ini berarti dia membuka auratnya, padahal dia  sedang rukuk dan sujud di hadapan Allah swt, semoga Allah menjaga kita  semua dari hal itu. Terbukanya aurat dalam keadaan shalat dapat  menyebabkan batalnya shalat, dan inilah salah satu efek negatif  mengimpor pakaian dari negri kafir.</p>
<p>Ke dua;Orang yang tidak  sungguh-sungguh menutup auratnya dan tidak berusaha semaksimal mungkin  menutupinya, padahal sebenarnya dia mampu. Hal ini biasanya karena  faktor kebodohan, malas dan ketidakpedulian seseorang dalam menutup  auratnya.</p>
<p>Perhatian juga kepada para wanita, jangan sampai  shalat dalam keadaan sebagian rambutnya terlihat, atau tidak tertutup  keseluruhannya. Jangan pula tersingkap lengan atau betisnya. Karena  menurut jumhur (mayoritas) ulama kalau sampai demikian, maka hendaknya  ia mengulang shalatnya tersebut. Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang  diriwayatkan oleh sayyidah Aisyah ra bahwa Rasulullah Shalallaahu alaihi  wasalam bersabda, artinya,<br />
&#8220;Allah tidak  menerima shalat wanita yang sudah mengalami haid (baligh) kecuali dengan  mengenakan tutup kepala (khimar).&#8221;</p>
<p>Salah  satu pakaian yang dikhawatirkan menjadi sebab terbukanya aurat wanita  adalah jilbab kecil yang sangat memungkinkan apabila shalat dengan tanpa  tutup lain yang lebih lebar akan tersingkap bagian rambutnya.</p>
<p>Ke  tiga; Orang tua yang mengajak shalat anak-anak mereka yang sudah cukup  besar (usia di atas tujuh tahun) hanya dengan pakaian seadanya, seperti  memakaikan celana pendek untuk mereka.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dalam keadaan isbal ( khusus pria )</strong>Banyak  sekali dalil yang menjelaskan haramanya isbal, baik ketika shalat  maupun di luar shalat. Namun masih banyak kaum muslimin yang kurang  perhatian dengan masalah ini, padahal ada sebuah riwayat marfu&#8217; dari Abu  Hurairah yang menyebutkan bahwa Allah tidak menerima shalat seseorang  yang musbil (menjulurkan pakaiannya di bawah mata kaki). Hadits ini  dinyatakan hasan oleh An-Nawawi di dalam kitab Riyadhus Shalihin dan  oleh Ahmad Syakir dalam ta&#8217;liqnya terhadap kitab Al Mahalli. Namun  berdasar penelitian, hadits tersebut adalah dha&#8217;if karena rawi dari  tabi&#8217;in adalah majhul (tidak dikenal). Andaikan hadits tersebut shahih,  maka amat banyak kaum muslimin yang berada dalam bahaya besar karena  melakukan shalat dalam keadaan isbal. Namun tetap saja shalat dengan  kondisi isbal adalah sebuah kesalahan, sehingga meskipun shalatnya sah,  pelakunya mendapatkan dosa.
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Menyingsingkan atau melipat lengan baju</strong>Termasuk kesalahan  dalam pakaian shalat adalah menyingsingkan atau melipat lengan baju ketika akan  shalat.<br />
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, &#8220;Rasulullah bersabda,  &#8220;Aku diperintahkan untuk sujud di atas tuju anggota badan, tidak menahan rambut  dan menyingsingkan pakaian.&#8221;</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan pundak terbuka</strong>Diriwayatkan dari Abu Hurairah  ra bahwa Rasulullah bersabda, &#8220;Jangan  sekali-kali salah seorang di antara kalian shalat hanya dengan satu  pakaian tanpa adanya penutup sedikit pun di atas pundaknya.&#8221; (HR Muslim).<br />
Larangan  di atas menunjukkan atas makruhnya hal itu, bukan keharamannya. Sebab  jika seseorang telah menutup auratnya, maka shalatnya sah meskipun tidak  meletakkan sesuatu di atas pundaknya, namun perbuatan ini dibenci.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan pakaian yang bergambar.</strong>Diriwayatkan  dari Aisyah ra dia berkata, Suatu ketika Rasulullah shalat dengan  memakai qamishah (gamis) yang terdapat gambar, tatkala selesai shalat  beliau bersabda, &#8220;Bawalah qamishah ini kepada Abu Jahm bin Khudzaifah  dan bawakan untukku anbijaniyah, karena qamishah tadi telah mengganggu  shalatku.&#8221;
<p>Anbijaniyah adalah  jenis kain yang agak tebal yang tidak bermotif dan tidak ada gambar(kain polos).<br />
Dari  Anas Radhiallaahu anha dia berkata, Aisyah ra pernah memasang sehelai  kain untuk menutup salah satu dinding sisi rumahnya. Maka Nabi n  bersabda kepadanya, &#8221; Singkirkan dia dariku karena selalu terlintas  dalam pandanganku ketika aku melakukan shalat.&#8221;</p>
<p>Para ulama  berbeda pendapat tentang hukum shalat dengan memakai pakaian yang  bergambar, dan jumhur fuqaha (mayoritas ahli fikih) menganggap hal  tersebut makruh.<br />
Imam Malik ditanya tentang cincin stempel yang  bergambar (orang atau hewan-pen), Apakah boleh dipakai dan shalat  dengannya? Beliau menjawab, “Tidak boleh dipakai dan tidak boleh shalat  dengannya.” Adapun uang atau koin dengan gambar manusia maka membawanya  ketika shalat menurut as-Samarqandi tidak apa-apa karena kecil dan  tersimpan/tertutup.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat dengan pakaian kuning.</strong>Diriwayatkan  dari Abdullah bin Amr ra bahwa Rasulullah  melihat dua pakaian dicelup  (diwenter) dengan warna kuning, maka beliau bersabda, &#8220;Sesungguhnya itu  termasuk pakaian orang kafir, maka engkau jangan memakainya.&#8221;<br />
Dari Anas ra dia berkata, &#8220;Rasulullah   melarang seseorang untuk mewarnai bajunya dengan warna kuning (za&#8217;faran, semisal  warna kunyit-red).<br />
Dan dalam hadits yang bersumber dari Ali ra dia berkata,  &#8220;Rasulullah n melarang pakaian mu&#8217;ashfar (yang di celup dengan warna kuning).&#8221;<br />
Ada pun bagi wanita maka tidak apa-apa mengenakan pakaian dengan warna  tersebut.</p>
<p></span></li>
<li><span style="font-size: small;"><strong>Shalat Tanpa Tutup Kepala</strong>Apabila  yang melakukan demikian adalah orang laki-laki maka dibolehkan, namun  tidak dibolehkan bagi kaum wanita, karena kepala bagi seorang wanita  adalah aurat. Akan tetapi yang mustahab(dianjurkan) adalah shalat dengan  menutup kepala karena lebih sempurna dan pantas.
<p>Syaikh  Nashiruddin al-Albani berkata, &#8220;Saya berpendapat bahwa shalat dengan  kepala terbuka adalah makruh, karena merupakan hal yang bisa diterima  jika seorang muslim masuk masjid untuk shalat dengan penampilan islami  yang semaksimal mungkin, berdasarkan hadits, &#8220;Sesungguhnya berhias (rapi) di  hadapan Allah adalah lebih berhak (dilakukan).&#8221;</p>
<p>Perlu  diketahui bahwa shalat dengan kepala terbuka adalah makruh, maka tidak  dibenarkan seseorang tidak mau shalat dibelakang orang (imam) yang tidak  memakai tutup kepala.</p>
<p></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size: small;"><em>Wallahu  a’lam bish shawab. Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah kepada  kita semua untuk menggapai kesempurnaan Shalat. (Abu Ahmad) </em></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><em><br />
Catatan:  Rawi dan derajat hadits memang tidak dicantumkan, sesuai dengan yang  terdapat di dalam kitab aslinya. Hal ini dikarenakan hadits yang ada di  dalam kitab al-Qaul al-Mubin sudah terseleksi keshahihannya. &#8211; berjamaah.com<br />
</em></span></p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;title=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0ASeorang%20muslim%20sudah%20seharusnya%20%20memahami%20setiap%20perkara%20penting%20yang%20menyangkut%20agamanya%2C%20terutama%20yang%20%20bersifat%20fardhu%20%27ain%2C%20seperti%20shalat.%0D%0A%0D%0ASalah%20satu%20masalah%20yang%20%20terkait%20dengan%20shalat%20dan%20kurang%20mendapat%20perhatian%20dari%20sebagian%20kaum%20%20mu" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;title=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&amp;notes=%0D%0A%0D%0ASeorang%20muslim%20sudah%20seharusnya%20%20memahami%20setiap%20perkara%20penting%20yang%20menyangkut%20agamanya%2C%20terutama%20yang%20%20bersifat%20fardhu%20%27ain%2C%20seperti%20shalat.%0D%0A%0D%0ASalah%20satu%20masalah%20yang%20%20terkait%20dengan%20shalat%20dan%20kurang%20mendapat%20perhatian%20dari%20sebagian%20kaum%20%20mu" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;t=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;title=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;title=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&amp;annotation=%0D%0A%0D%0ASeorang%20muslim%20sudah%20seharusnya%20%20memahami%20setiap%20perkara%20penting%20yang%20menyangkut%20agamanya%2C%20terutama%20yang%20%20bersifat%20fardhu%20%27ain%2C%20seperti%20shalat.%0D%0A%0D%0ASalah%20satu%20masalah%20yang%20%20terkait%20dengan%20shalat%20dan%20kurang%20mendapat%20perhatian%20dari%20sebagian%20kaum%20%20mu" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;t=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;title=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;t=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&amp;s=%0D%0A%0D%0ASeorang%20muslim%20sudah%20seharusnya%20%20memahami%20setiap%20perkara%20penting%20yang%20menyangkut%20agamanya%2C%20terutama%20yang%20%20bersifat%20fardhu%20%27ain%2C%20seperti%20shalat.%0D%0A%0D%0ASalah%20satu%20masalah%20yang%20%20terkait%20dengan%20shalat%20dan%20kurang%20mendapat%20perhatian%20dari%20sebagian%20kaum%20%20mu" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html&amp;t=Kekeliruan%20Berpakaian%20Dalam%20Shalat&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0ASeorang%20muslim%20sudah%20seharusnya%20%20memahami%20setiap%20perkara%20penting%20yang%20menyangkut%20agamanya%2C%20terutama%20yang%20%20bersifat%20fardhu%20%27ain%2C%20seperti%20shalat.%0D%0A%0D%0ASalah%20satu%20masalah%20yang%20%20terkait%20dengan%20shalat%20dan%20kurang%20mendapat%20perhatian%20dari%20sebagian%20kaum%20%20mu" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_13249498"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_13249498"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/kekeliruan-berpakaian-dalam-shalat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Jerman 800 Masjid Terbuka Bagi Non Muslim</title>
		<link>http://berjamaah.com/di-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/di-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 10:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Ukhuwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka mengenalkan Islam dan aktivitas umat muslim Jerman pada publik, maka dibukalah sekitar delapan ratus (800) masjid di Jerman bagi kalangan non muslim untuk mengenal Islam dan kehidupan umat muslim Jerman. Yang menarik adalah, momentum yang dipake umat muslim Jerman untuk membuka masjid bagi non muslim itu persis di hari dan bulan Oktober, hari [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_56591079"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/MasjidIndah1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-200" title="masjid indah - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/MasjidIndah1-300x202.jpg" alt="masjid indah - berjamaah.com" width="300" height="202" /></a></p>
<p>Dalam rangka mengenalkan Islam dan aktivitas umat muslim Jerman pada  publik, maka dibukalah sekitar delapan ratus (800) masjid di Jerman bagi  kalangan non muslim untuk mengenal Islam dan kehidupan umat muslim  Jerman.</p>
<p><span id="more-199"></span></p>
<p>Yang menarik adalah, momentum yang dipake umat muslim Jerman untuk  membuka masjid bagi non muslim itu persis di hari dan bulan Oktober,  hari dan bulan di mana diperingati bersatunya Jerman. Sebagai bukti  bahwa umat muslim Jerman merupakan komunitas yang tidak terpisahkan dari  kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayahnya.</p>
<p>Masjid-masjid memberi pelayanan dan pemanduan bagi para pengunjung  non muslim. Dijelaskan juga kehidupan komunitas muslim warga negara  Jerman, aktivitas ekonomi dan informasi-informasi tentang Islam.</p>
<p>Tema yang sering ditanyakan oleh non muslim adalah seputar issu  “terorisme” yang disematkan Barat terhadap Islam dan umatnya, perihal  toleransi, juga tentang persoalan hijab atau menutup aurat bagi  muslimah, sebagai identitas yang melekat pada jati dirinya. Dan pada  momentum Ramadhan, dimanfaatkan umat muslim untuk mengenalkan bulan  Ramadhan, perilaku dan aktivitas umat muslim secara umum dan khususnya  pada bulan Ramadhan.</p>
<p><strong>90 Ribu Pengunjung</strong></p>
<p>Marwan Azawi, selaku juru bicara atas nama Majelis Tinggi Umat Muslim mengatakan : <em>“Dalam  moment hari terbukanya masjid bagi non muslim itu, terhitung sekitar  sembilan puluh ribu (90 000) pengunjung hadir di antara delapan ratus  (800) masjid yang tersebar di seantero Jerman. Mereka adalah para  pemerhati dan orang yang simpati dengan Islam.”</em></p>
<p><em>“Masing-masing masjid menghadirkan pengenalan Islam dengan cara  beragam sesuai yang dibutuhkan para pengunjung. Di antara kegiatan  masjid-masjid itu adalah, pameran atau stand pengenalan ajaran Islam,  dengan gambar atau alat peraga. Ada yang berupa keliling di masjid,  melihat struktur bagunan fisik masjid. Ada yang mengenalkan tata cara  shalat, dan kedudukan masjid dalam kehidupan seorang muslim.”</em></p>
<p>Dan pada momentum bulan suci Ramadhan, masih kata Azawi,  masjid-masjid menyediakan ifthor bagi para pengunjung non muslim, dan  bagi para shaimin umat muslim Jerman tentunya.</p>
<p><em>‘Masjid berfungsi selain untuk tempat peningkatan ruhani, juga  berperan strategis bagi penyatuan dan kebersamaan komunitas muslim  dengan masyarakat luas. Banyak aktivitas masjid yang mengenalkan kepada  putra-putra Islan tentang sejarah bangsanya, menguatkan hubungan mereka  dengan negara tempat mereka tinggal, juga pembelajaran bahasa Jerman.”</em></p>
<p>Di seantero Jerman ada sekitar dua ribu lima ratus (2 500) masjid dan  mushalla. Mayoritas masjid dan mushalla itu pengelolanya dari keturunan  Turki, yang memang menjadi komunitas muslim terbesar di Jerman.</p>
<p>Tercatat, Islam mulai masuk ke Jerman pada tahun 1739 M. Sampai saat  ini jumlah komunitas muslim Jerman berjumlah tiga koma dua (3,2) juta  jiwa, dari total penduduk Jerman sebanyak delapan puluh dua koma empat  (82,4) juta jiwa.</p>
<p>Jumlah yang tidak sedikit, dan kualitas yang tidak bisa diremehkan tentunya. (io/ut) &#8211; berjamaah.com</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;title=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0ADalam%20rangka%20mengenalkan%20Islam%20dan%20aktivitas%20umat%20muslim%20Jerman%20pada%20%20publik%2C%20maka%20dibukalah%20sekitar%20delapan%20ratus%20%28800%29%20masjid%20di%20Jerman%20bagi%20%20kalangan%20non%20muslim%20untuk%20mengenal%20Islam%20dan%20kehidupan%20umat%20muslim%20%20Jerman.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AYang%20menarik%20adalah" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;title=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&amp;notes=%0D%0A%0D%0ADalam%20rangka%20mengenalkan%20Islam%20dan%20aktivitas%20umat%20muslim%20Jerman%20pada%20%20publik%2C%20maka%20dibukalah%20sekitar%20delapan%20ratus%20%28800%29%20masjid%20di%20Jerman%20bagi%20%20kalangan%20non%20muslim%20untuk%20mengenal%20Islam%20dan%20kehidupan%20umat%20muslim%20%20Jerman.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AYang%20menarik%20adalah" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;t=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;title=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;title=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&amp;annotation=%0D%0A%0D%0ADalam%20rangka%20mengenalkan%20Islam%20dan%20aktivitas%20umat%20muslim%20Jerman%20pada%20%20publik%2C%20maka%20dibukalah%20sekitar%20delapan%20ratus%20%28800%29%20masjid%20di%20Jerman%20bagi%20%20kalangan%20non%20muslim%20untuk%20mengenal%20Islam%20dan%20kehidupan%20umat%20muslim%20%20Jerman.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AYang%20menarik%20adalah" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;t=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;title=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;t=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&amp;s=%0D%0A%0D%0ADalam%20rangka%20mengenalkan%20Islam%20dan%20aktivitas%20umat%20muslim%20Jerman%20pada%20%20publik%2C%20maka%20dibukalah%20sekitar%20delapan%20ratus%20%28800%29%20masjid%20di%20Jerman%20bagi%20%20kalangan%20non%20muslim%20untuk%20mengenal%20Islam%20dan%20kehidupan%20umat%20muslim%20%20Jerman.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AYang%20menarik%20adalah" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fdi-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html&amp;t=Di%20Jerman%20800%20Masjid%20Terbuka%20Bagi%20Non%20Muslim%20&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0ADalam%20rangka%20mengenalkan%20Islam%20dan%20aktivitas%20umat%20muslim%20Jerman%20pada%20%20publik%2C%20maka%20dibukalah%20sekitar%20delapan%20ratus%20%28800%29%20masjid%20di%20Jerman%20bagi%20%20kalangan%20non%20muslim%20untuk%20mengenal%20Islam%20dan%20kehidupan%20umat%20muslim%20%20Jerman.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0AYang%20menarik%20adalah" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_56591079"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_56591079"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/di-jerman-800-masjid-terbuka-bagi-non-muslim.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Puluh Kesalahan dalam Sholat</title>
		<link>http://berjamaah.com/tiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/tiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 10:17:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dalam Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sesungguhnya yang petama kali akan dihisab atas seorang hamba pada hari kiamat adalah perkara shalat. Jika Shalatnya baik, maka baikpula seluruh amalan ibadah lainnya, kemudian semua amalannya akan dihitung atas hal itu.&#8221; (HR. An Nasa&#8217;I : 463) Banyak orang yang lalai dalam shalat, tanpa sengaja melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak diketahuinya, yang mungkin bisa membuat amalan [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_51304756"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/anak-niger-solat.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-196" title="anak sholat - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/anak-niger-solat-300x225.jpg" alt="anak sholat - berjamaah.com" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>&#8220;Sesungguhnya yang petama kali akan dihisab atas seorang hamba pada hari kiamat adalah perkara shalat. Jika Shalatnya baik, maka baikpula seluruh amalan ibadah lainnya, kemudian semua amalannya akan dihitung atas hal itu.&#8221;<br />
(HR. An Nasa&#8217;I : 463)<br />
<span id="more-195"></span><br />
</strong>Banyak orang yang lalai dalam shalat, tanpa sengaja melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak diketahuinya, yang mungkin bisa membuat amalan shalatnya tidak sempurna.</p>
<p><strong><br />
1. Menunda–nunda Shalat dari waktu yang telah ditetapkan</strong><br />
Hal ini merupakan pelanggaran berdasarkan firman Allah عزوجل ,<br />
, <em>&#8220;Sesungguhnya shalat suatu kewajiban yang telah ditetepkan waktunya bagi orang-orang beriman&#8221;.</em> (QS. An-Nisa : 103)<br />
<strong> </strong></p>
<p><strong>2. Tidak shalat berjamah di masjid bagi laki-laki</strong><br />
Rasullah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Barang siapa yang mendengar panggilan (azan) kemudina tidak menjawabnya (dengan mendatangi shalat berjamaah), kecuali uzur yang dibenarkan&#8221;.</em> (HR. Ibnu Majah Shahih) Dalam hadits bukhari dan Muslim disebutkan. &#8220;Lalu aku bangkit (setelah shalat dimulai) dan pergi menuju orang-orang yang tidak menghadiri shalat berjamaah, kemudian aku akan membakar rumah-rumah mereka hingga rata dengan tanah.&#8221;</p>
<p><strong>3. Tidak tuma&#8217;minah dalam shalat</strong><br />
Makna tuma&#8217;minah adalah, seseorang yang melakukan shalat, diam (tenang) dalam ruku&#8217;.i&#8217;tidal,sujud dan duduk diantara dua sujud. Dia harus ada pada posisi tersebut, dimana setiap ruas-ruas tulang ditempatkan pada tempatnya yang sesuai. Tiak boleh terburu-buru di antara dua gerakan dalam shalat, sampai dia seleasi tuma&#8217;ninah dalam posisi tertentu sesuai waktunya. Nabi صلى الله عليه وسلمbersabda kepada seseorang yang tergegesa dalam shalatnya tanpa memperlihatkan tuma;minah dengan benar, <em>&#8220;Ulangi shalatmu, sebab kamu belum melakukan shalat.&#8221;</em><br />
<strong><br />
4. Tidak khusu&#8217; dalam shalat, dan melakukan gerakan-gerakan yang berlebihan di dalamnya.</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Sesungguhnya, seseorang beranjak setelah megnerjakan shalatnya dan tidak ditetapkan pahala untuknya kecuali hanya sepersepuluh untuk shalatnya, sepersembilan, seperdelapan, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga atau setangah darinya. &#8220;</em> (HR. Abu Dawud, Shahih) mereka tidak mendapat pahala shlatnya dengan sempurna disebabkan tidak adanya kekhusyu&#8217;an dalam hati atau melakukan gerakan-gerakan yang melalaikan dalam shalat.<br />
<strong><br />
5. Sengaja mendahului gerakan iman atau tidak mengikuti gerakan-gerakannya.</strong><br />
Perbuatan ini dapat membatalkan shalat atau rakaat-rakaat. Merupakan suatu kewajiban bagi mukmin untuk mengikuti imam secara keseluruhan tanpa mendahuluinya atau melambat-lambatkan sesudahnya pada setiap rakaat shalat. Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Sesungguhnya dijadikan imam itu untuk diikuti keseluruhannya. Jika ia bertakbir maka bertakbirlah, dan jangan bertakbir sampai imam bertakbir, dan jika dia ruku&#8217; maka ruku&#8217;lah dan jangan ruku&#8217; sampai imam ruku&#8217; &#8220;.</em> (HR. Bukhari)<br />
<strong><br />
6. Berdiri untuk melengkapi rakaat yang tertinggal sebelum imam menyelesaikan tasyahud akhir dengan mengucap salam ke kiri dan kekanan</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda,<strong> </strong><em>&#8220;Jangan mendahuluiku dalam ruku&#8217;, sujud dan jangan pergi dari shalat (Al-Insiraf)&#8221;.</em> Para ulama berpedapat bahwa <em>Al-Insiraf</em>, ada pada tasyahud akhir. Seseorang yang mendahului imam harus tetap pada tempatnya sampai imam menyelesaikan shalatnya (sempurna salamnya). Baru setalah itu dia berdiri dan melengkapi rakaat yang tertinggal.<br />
<strong><br />
7. Melafadzkan niat.</strong><br />
Tidak ada keterangan dari nabi صلى الله عليه وسلم maupun dari para sahabat bahwa meraka pernah melafadzkan niat shalat. Ibnul Qayyim rmh menyatakan dalam <strong><em>Zadul-Ma&#8217;ad</em></strong> &#8220;Ketika Nabi صلى الله عليه وسلم berdiri untuk shalat beliau mengucapkan &#8220;<em>Allahu Akbar</em>&#8220;, dan tidak berkata apapun selain itu. Beliau صلى الله عليه وسلم juga tidak melafalkan niatnya dengan keras.<br />
<strong><br />
8. Membaca Al-Qur&#8217;an dalam ruku&#8217; atau selama sujud.</strong><br />
Hal ini dilarang, berdasarkan sebuah riwayat dari Ibnu Abbas رضي الله عنه, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;saya telah dilarang untuk membaca Al-Qur&#8217;an selama ruku&#8217; atau dalam sujud.&#8221; </em>(HR. Muslim)</p>
<p><strong>9. Memandang ke atas selama shalat atau melihat ke kiri dan ke kanan tanpa alasan tertentu.</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Cegalah orang-orang itu untuk mengangkat pandangan keatas atau biarkan pandangan mereka tidak kembali lagi&#8221;.</em> (HR. Muslim)</p>
<p><strong>10. Melihat ke sekeliling tanpa ada keperluan apapun.</strong><br />
Diriwayatkan dari Aisyah رضي الله عنها, bahwa ia berkata, &#8220;Aku berkata kepada Rasulallah صلى الله عليه وسلم tentang melihat ke sekeliling dalam shalat Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, <em>&#8220;Itu adalah curian yang sengaja dibisikan setan pada umat dalam shalatnya&#8221;.</em> (HR. Bukhari)</p>
<p><strong>11. Seorang wanita yang tidak menutupi kepala dan kakinya dalam shalat.</strong><br />
Sabda Rasulallah صلى الله عليه وسلم, <em>&#8220;Allah tidak menerima shalat wania yang sudah mencapai usia-haid, kecuali jiak dia memakai jilbab (khimar)&#8221;.</em> (HR. Ahmad)</p>
<p><strong>12. Berjalan di depan orang yang shalat baik orang yang dilewati di hadapanya itu sebagai imam, maupun sedang shalat sendirian dan melangka (melewati) di antara orang selama khutbah shalat Jum&#8217;at.</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Jika orang yang melintas didepan orang yang sedang shalat mengetahui betapa beratnya dosa baginya melakukan hal itu, maka akan lebih baik baginya untuk menunggu dalam hitungan 40 tahun dari pada berjalan didepan orang shalat itu&#8221;.</em> (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun lewat diantara shaf orang yang sedang shalat berjamaah, maka hal itu diperbolehkan menurut jumhur bedasarkan hadits Ibnu Abbas رضي الله عنه : <em>&#8220;Saya datang dengan naik keledai, sedang saya pada waktu itu mendekati baligh. Rasulallah صلى الله عليه وسلم sedang shalat bersama orang –orang Mina menghadap kedinding. Maka saya lewat didepan sebagian shaf, lalu turun dan saya biarkan keledai saya, maka saya masuk kedalam shaf dan tidak ada seorangpun yang mengingkari perbuatan saya&#8221;.</em> (HR. Al-Jamaah). Ibnu Abdil Barr berkata, &#8220;Hadits Ibnu Abbas ini menjadi pengkhususan dari hadits Abu Sa&#8217;id yang berbunyi <em>&#8220;Jika salah seorang dari kalian shalat, jangan biarkan seseorangpun lewat didepannya&#8221;.</em> (Fathul Bari: 1/572)</p>
<p><strong>13. Tidak mengikuti imam (pada posisi yang sama) ketika datang terlambat baik ketika imam sedang duduk atau sujud.</strong><br />
Sikap yang dibenarkan bagi seseorang yang memasuki masjid adalah segera mengikuti imam pada posisi bagaimanapun, baik dia sedang sujud atau yang lainnya.</p>
<p><strong>14. Seseorang bermain dengan pakaian atau jam atau yang lainnya.</strong><br />
Hal ini mengurangi kekhusyu&#8217;an. Rasulallah صلى الله عليه وسلم melarang mengusap krikil selama shalat, karna dapat merusak kekhusyu&#8217;an, Beliau صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Jika salah seorang dari kalian sedang shalat, cegahlah ia untuk tidak menghapus krikil sehingga ampunan datang padanya&#8221;.</em> (Hadits Shahih Riwayat Ahmad)</p>
<p><strong>15. Menutup mata tanpa alasan</strong><br />
Hal ini makruh sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, &#8220;Menutup mata buka dari sunnah rasul صلى الله عليه وسلم&#8221;. Yang terbaik adalah, jika membuka mata tidak merusak kekhusyu&#8217;an shalat, maka lebih baik melakukannya. Namun jika hiasan, ornament dsn sebagainya disekitar orang yang shalat atau antara dirinya dengan kiblat mengganggu konsentrasinya, maka dipoerbolehkan menutup mata. Namun demikian pernyataan untuk melakukan hal itu dianjurkan <em>(mustahab)</em> pada kasus ini. Wallahu A&#8217;lam.</p>
<p><strong>16. Makan atau minum atau tertawa.</strong><br />
&#8220;Para ulama berkesimpulan oragn yang shalat dilarang makan dan minum. Juga ada kesepakatan diantara mereka bahwa jika seseorang melakukannya dengan sengaja maka ia harus mengulang shalatnya.</p>
<p><strong>17. Mengeraskan suara hingga mengganggu orang-orang di sekitarnya.</strong><br />
Ibnu Taimuiyah menyatakan, &#8220;Siapapun yang membaca Al-Qur&#8217;an dan orang lain sedang shlat sunnah, maka tidak dibenarkan baginya untuk membacanya dengan suara keras karean akan mengganggu mereka. Sebab, Nabi صلى الله عليه وسلم pernah meninggalkan sahabat-sahabatnya ketika merika shalat ashar dan Beliau صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Hai manusia setip kalian mencari pertolongan dari Robb kalian. Namun demikian, jangan berlebihan satu sama lain dengan bacaan kalian&#8221;.</em></p>
<p><strong>18. Menyela di antara orang yang sedang shalat.</strong><br />
Perbuatan ini teralarang, karena akan mengganggu. Orang yang hendak menunaikan shalat hendaknya shalat pada tempat yang ada. Namun jika ia melihat celah yang memungkinkan baginya untuk melintas dan tidak mengganggu, maka hal ini di perbolehkan. Larangan ini lebih ditekankan pada jama&#8217;ah shalat Jum&#8217;at, hal ini betul-betul dilarang. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda tentang merka yang melintasi batas shalat,<em> &#8220;Duduklah! Kamu mengganggu dan terlambat datang&#8221;.</em></p>
<p><strong>19. Tidak meluruskan shaf.</strong><br />
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,<em> &#8220;Luruskan shafmu, sesungguhnya meluruskan shaf adalah bagian dari mendirikan shalat yang benar&#8221;</em> (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>20. Mengangkat kaki dalam sujud.</strong><br />
Hal ini bertentangan dengan ynag diperintahkan sebagaimana diriwayatkan dalam dua hadits shahih dari Ibnu Abbas رضي الله عنه, &#8220;Nabi صلى الله عليه وسلم <em>telah memerintah bersujud dengan tujuh anggota tubuh dan tidak mengangkat rambur atau dahi (termasuk hidung), dua telapak tangan, dua lutut, dan dua telapak kaki.&#8221;</em> Jadi seseorang yang shalat (dalam sujud), harus dengan dua telapak kaki menyentuk lantai dan menggerakan jari-jari kaki menghadao kiblat. Tiap bagian kaki haris menyentuk lantai. Jika diangkat salah satu dari kakinya, sujudnya tidak benar. Sepanjang dia lakukanutu dalam sujud.</p>
<p><strong>21. Meletakkan tangan kiri di atas tangan kanan dan memposisikannya di leher.</strong><br />
Hal ini berlawanan dengan sunnah karena Nabi صلى الله عليه وسلم meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dan meletakkan keduanya di dada beliau. Ini hadits hasan dari beberapa sumber yang lemah di dalamya. Tapi dalam hubungannya saling menguatkan di antara satu dengan lainnya.</p>
<p><strong>22. Tidak berhati-hati untuk melakukan sujud dengan tujuh angota tubuh (seperti dengan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutuk dan jari-jari kedua telapak kaki).</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Jika seorang hamba sujud, maka tujuh anggota tubuh harus ikut sujud bersamanya: wajah, kedu telapak tangan kedua lutut dan kedua kaki&#8221;.</em> (HR. Muslim)</p>
<p><strong>23. Menyembunyikan persendian tulang dalam shalat.</strong><br />
Ini adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dalam shalat. Hal ini didasarkan pad sebuah hadits dengan sanad yang baik dari Shu&#8217;bah budak Ibnu Abbas yang berkata, <em>&#8220;Aku shalat di samping Ibnu Abbas dan aku menyembunyikan persedianku.&#8221; Selesai shalat di berkata, &#8220;Sesungguhnya kamu kehilangan ibumu! karena menyembunyikan persendian ketika kamu shalat!&#8221;.</em></p>
<p><strong>24. Membunyikan dan mempermainkan antar jari-jari (tasbik) selama dan sebelum shalat.</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم , <em>&#8220;Jika salah seorang dari kalian wudhu dan pergi kemasjid untuk shalat, cegahlah dia memainkan tangannya karena (waktu itu) ia sudah termasuk waktu shalat.&#8221;</em> (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi)</p>
<p><strong>25. Menjadikan seseorang sebagai imam, padahal tidak pantas, dan ada orang lain yang lebih berhak.</strong><br />
Merupakan hal yang penting, bahwa seorang imam harus memiliki pemahaman tentang agama dan mampu membaca Al-Qur&#8217;an dengan benar. Sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم &#8220;<em>Imam bagi manusia adalah yang paling baik membaca Al-Qur&#8217;an&#8221;</em> (HR. Muslim)</p>
<p><strong>26. Wanita masuk ke masjid dengan mempercantik diri atau memakai harum-haruman.</strong><br />
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, <em>&#8220;Jangan biarkan perrempuan yang berbau harum menghadiri shalat isya bersama kita.&#8221;</em> (HR. Muslim)</p>
<p><strong>27. Shalat dengan pakaian yang bergambar, apalagi gambar makhluk bernyawa.</strong><br />
Termasuk pakaian yang terdapat tulisan atau sesuatu yang bisa merusak konsentrasi orang yang shalat di belakangnya.</p>
<p><strong>28. Shalat dengan sarung,  gamis dan celana musbil (melebihi mata kaki).</strong><br />
Banyak hadits rasulallah صلى الله عليه وسلم yang meyebutkan larangan berbuat isbal diantaranya :<br />
A. Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda : <em>sesungguhnya Allah tidak menerima shalat seseorang lelaki yang memakai sarung dengan cara musbil.&#8221;</em> (HR. Abu Dawud (1/172 no. 638)<br />
B. Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda : Allah عزوجل tidak (akan) melihat shalat seseorang yang mengeluarkan sarungnya sampai ke bawah (musbil) dengan perasaan sombong.&#8221; (Shahih Ibnu Khuzaimah 1/382)<br />
C. Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda :<em> &#8220;Sarung yang melebihi kedua mata kaki, maka pelakunya di dalam neraka.&#8221;</em> (HR.Bukhari : 5887)</p>
<p><strong>29. Shalat di atas pemakaman atau menghadapnya.</strong><br />
Rasulallah صلى الله عليه وسلم berabda, <em>&#8220;Jangan kalian menjadikan kuburan sebagai masjid. Karena sesungguhnya aku telah melarang kalian melakukan hal itu.&#8221;</em> (HR. Muslim : 532)</p>
<p><strong>30. Shalat tidak menghadap ke arah sutrah (pembatas).</strong><br />
Nabi صلى الله عليه وسلم melarang perbuatan tersebut seraya bersabda :<em> &#8220;Apabila salah seorang diantara kalian shalat menghadap sutrah, hendaklah ia mendekati sutahnya sehingga setan tidak dapat memutus shalatnya. </em>(Shahih Al-Jami&#8217; : 650)<br />
Inilah contoh perbuatan beliau صلى الله عليه وسلم &#8220;Apabila beliau صلى الله عليه وسلم shalat di temapt terbuka yang tidak ada seorangpun yang menutupinya, maka beliau menamcapkan tombak di depannya, lalu shalat menghadap tombak tersebut, sedang para sahabat bermakmum di belakangnya. Beliau صلى الله عليه وسلم tidak membiarkan ada sesuatu yang lewat di antara dirinya dan sutrah tresebut.&#8221; Shifat Shalat Nabi صلى الله عليه وسلم, karya Al-Albani (hal : 55) &#8211; berjamaah.com</p>
<p><strong>Dirangkum dari</strong><br />
<strong>&#8220;40 Kesalahan Shalat oleh Syaikh Muhammad Jibrin &amp; Al Qaulu Mubin fi Akhthail Mushallin, Syaikh Mansyhur Hasan Salman.</strong></p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;title=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&amp;bodytext=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%22Sesungguhnya%20yang%20petama%20kali%20akan%20dihisab%20atas%20seorang%20hamba%20pada%20hari%20kiamat%20adalah%20perkara%20shalat.%20Jika%20Shalatnya%20baik%2C%20maka%20baikpula%20seluruh%20amalan%20ibadah%20lainnya%2C%20kemudian%20semua%20amalannya%20akan%20dihitung%20atas%20hal%20itu.%22%0D%0A%28HR.%20An%20Nasa" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;title=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&amp;notes=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%22Sesungguhnya%20yang%20petama%20kali%20akan%20dihisab%20atas%20seorang%20hamba%20pada%20hari%20kiamat%20adalah%20perkara%20shalat.%20Jika%20Shalatnya%20baik%2C%20maka%20baikpula%20seluruh%20amalan%20ibadah%20lainnya%2C%20kemudian%20semua%20amalannya%20akan%20dihitung%20atas%20hal%20itu.%22%0D%0A%28HR.%20An%20Nasa" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;t=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;title=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;title=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&amp;annotation=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%22Sesungguhnya%20yang%20petama%20kali%20akan%20dihisab%20atas%20seorang%20hamba%20pada%20hari%20kiamat%20adalah%20perkara%20shalat.%20Jika%20Shalatnya%20baik%2C%20maka%20baikpula%20seluruh%20amalan%20ibadah%20lainnya%2C%20kemudian%20semua%20amalannya%20akan%20dihitung%20atas%20hal%20itu.%22%0D%0A%28HR.%20An%20Nasa" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;t=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;title=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;t=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&amp;s=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%22Sesungguhnya%20yang%20petama%20kali%20akan%20dihisab%20atas%20seorang%20hamba%20pada%20hari%20kiamat%20adalah%20perkara%20shalat.%20Jika%20Shalatnya%20baik%2C%20maka%20baikpula%20seluruh%20amalan%20ibadah%20lainnya%2C%20kemudian%20semua%20amalannya%20akan%20dihitung%20atas%20hal%20itu.%22%0D%0A%28HR.%20An%20Nasa" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Ftiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html&amp;t=Tiga%20Puluh%20Kesalahan%20dalam%20Sholat&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0A%22Sesungguhnya%20yang%20petama%20kali%20akan%20dihisab%20atas%20seorang%20hamba%20pada%20hari%20kiamat%20adalah%20perkara%20shalat.%20Jika%20Shalatnya%20baik%2C%20maka%20baikpula%20seluruh%20amalan%20ibadah%20lainnya%2C%20kemudian%20semua%20amalannya%20akan%20dihitung%20atas%20hal%20itu.%22%0D%0A%28HR.%20An%20Nasa" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_51304756"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_51304756"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/tiga-puluh-kesalahan-dalam-sholat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Wanita Shalat Berjamaah di Masjid</title>
		<link>http://berjamaah.com/hukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/hukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 12:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Hambatan Sholat Berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan dalam Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Berjamaah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Para ulama telah bersepakat bahwa shalat seorang laki-laki lebih utama dilakukan berjama’ah di masjid daripada di rumahnya, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Shalat berjama’ah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari dan Muslim) Juga hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwa telah datang seorang [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_46535267"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/SUJUD.l.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-193" title="Hukum Wanita sholat berjamaah" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/SUJUD.l-300x203.jpg" alt="Hukum Wanita sholat berjamaah - berjamaah.com" width="300" height="203" /></a></p>
<p>Para ulama telah bersepakat bahwa shalat seorang laki-laki lebih utama dilakukan berjama’ah di masjid daripada di rumahnya, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Shalat berjama’ah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span id="more-192"></span></p>
<p>Juga hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwa telah datang seorang laki-laki buta menemui Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah aku tidak memiliki penuntun yang akan membawaku ke masjid.’ Ia meminta agar Rasulullah saw memberikan rukhshah (keringanan) kepadanya untuk melakukan shalat di rumahnya lalu Nabi saw memberikan rukhshah kepadanya. Namun tatkala orang itu berlalu maka beliau saw memanggilnya dan bertanya kepadanya,’Apakah kamu mendengar suara adzan untuk shalat?’ orang itu berkata,’ya.’ Beliau bersabda,’kalau begitu kamu harus menyambutnya (ke masjid).” (HR. Muslim) –(baca : “Mendengar Adzan Ketika Sedang Sibuk”)</p>
<p>Adapun <strong>bagi seorang wanita maka kehadirannya di masjid untuk melakukan shalat berjama’ah diperbolehkan bagi mereka yang sudah tua dan dimakruhkan bagi yang masih muda karena dikhawatirkan adanya fitnah. </strong>Untuk itu yang lebih utama baginya adalah melakukan shalat di rumahnya, demikian menurut DR. Wahbah.</p>
<p>Beberapa pendapat para ulama tentang permasalahan ini adalah :</p>
<p>1. <strong>Abu Hanifah dan dua orang sahabatnya mengatakan bahwa makruh bagi seorang wanita yang masih muda menghadiri shalat berjama’ah (di masjid) </strong>secara mutlak karena dikhawatirkan adanya fitnah. Abu Hanifah mengatakan bahwa tidak mengapa bagi seorang wanita yang sudah tua pergi ke masjid untuk shalat shubuh, maghrib dan isya karena nafsu syahwat bisa menimbulkan fitnah di waktu-waktu selain itu. Orang-orang fasiq tidur pada waktu shubuh dan isya kemudian mereka disibukan dengan makanan pada waktu maghrib. Sedangkan kedua orang sahabatnya membolehkan bagi seorang wanita yang sudah tua pergi ke masjid untuk melakukan semua shalat karena tidak ada fitnah didalamnya dikarenakan kecilnya keinginan (syahwat) seseorang terhadapnya.</p>
<p>Dan madzhab dikalangan para ulama belakangan adalah memakruhkan wanita menghadiri shalat jama’ah walaupun shalat jum’at secara mutlak meskipun ia seorang wanita tua pada malam hari dikarenakan sudah rusaknya zaman dan tampaknya berbagai kefasikan.</p>
<p>2. Para ulama Maliki mengatakan <strong>bahwa dibolehkan bagi seorang wanita dengan penuh kesucian dan tidak memikat kaum laki-laki untuk pergi ke masjid melakukan shalat berjama’ah,</strong> id, jenazah, istisqo (shalat meminta hujan), kusuf (shalat gerhana) sebagaimana dibolehkan bagi seorang wanita muda yang tidak menimbulkan fitnah pergi ke masjid (shalat berjama’ah) atau shalat jenazah kerabatnya. Adapun apabila dikhawatirkan terjadinya fitnah maka tidak diperbolehkan baginya untuk pergi ke masjid secara mutlak.</p>
<p>3. Para ulama <strong>Syafi’i dan Hambali mengatakan bahwa makruh bagi para wanita yang cantik atau memiliki daya tarik baik ia adalah seorang wanita muda atau tua untuk pergi ke masjid shalat berjama’ah bersama kaum laki-laki karena hal itu merupakan sumber fitnah dan hendaklah ia shalat di rumahnya.</strong> Dan dibolehkan bagi para wanita yang tidak menarik untuk pergi ke masjid jika ia tidak mengenakan wangi-wangian dan atas izin suaminya meskipun sesungguhnya rumahnya lebih baik baginya, berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Janganlah engkau melarang para wanita itu pergi ke masjid meskipun rumah mereka lebih baik bagi mereka.” Didalam lafazh lainnya disebutkan,”Apabila para wanita kalian meminta izin kepada kalian pada waktu malam hari untuk ke masjid maka izinkanlah mereka.” (HR. Jama’ah kecuali Ibnu Majah) yaitu jika aman dari kerusakan (fitnah). Juga sabdanya saw,”Janganlah kamu melarang para wanita pergi ke masjid, hendaklah mereka keluar tanpa memakai wangi-wangian.” (HR. Ahmad, Abu daud dari Abu Hurairoh) dan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Sebaik-baik masjid bagi kaum wanita adalah didalam rumahnya.” (HR. Ahmad)</p>
<p><strong>Intinya adalah bahwa tidak dibolehkan bagi seorang wanita cantik (menarik) untuk pergi ke masjid dan dibolehkan bagi wanita yang sudah tua.</strong> (al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz II hal 1172 – 1173) &#8211; berjamaah.com</p>
<p>Wallahu A’lam</p>
<p>sumber eramuslim</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;title=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0APara%20ulama%20telah%20bersepakat%20bahwa%20shalat%20seorang%20laki-laki%20lebih%20utama%20dilakukan%20berjama%E2%80%99ah%20di%20masjid%20daripada%20di%20rumahnya%2C%20sebagaimana%20hadits%20yang%20diriwayatkan%20dari%20Ibnu%20Umar%20bahwa%20Rasulullah%20saw%20bersabda%2C%E2%80%9DShalat%20berjama%E2%80%99ah%20itu%20lebih%20utama" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;title=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&amp;notes=%0D%0A%0D%0APara%20ulama%20telah%20bersepakat%20bahwa%20shalat%20seorang%20laki-laki%20lebih%20utama%20dilakukan%20berjama%E2%80%99ah%20di%20masjid%20daripada%20di%20rumahnya%2C%20sebagaimana%20hadits%20yang%20diriwayatkan%20dari%20Ibnu%20Umar%20bahwa%20Rasulullah%20saw%20bersabda%2C%E2%80%9DShalat%20berjama%E2%80%99ah%20itu%20lebih%20utama" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;t=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;title=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;title=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&amp;annotation=%0D%0A%0D%0APara%20ulama%20telah%20bersepakat%20bahwa%20shalat%20seorang%20laki-laki%20lebih%20utama%20dilakukan%20berjama%E2%80%99ah%20di%20masjid%20daripada%20di%20rumahnya%2C%20sebagaimana%20hadits%20yang%20diriwayatkan%20dari%20Ibnu%20Umar%20bahwa%20Rasulullah%20saw%20bersabda%2C%E2%80%9DShalat%20berjama%E2%80%99ah%20itu%20lebih%20utama" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;t=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;title=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;t=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&amp;s=%0D%0A%0D%0APara%20ulama%20telah%20bersepakat%20bahwa%20shalat%20seorang%20laki-laki%20lebih%20utama%20dilakukan%20berjama%E2%80%99ah%20di%20masjid%20daripada%20di%20rumahnya%2C%20sebagaimana%20hadits%20yang%20diriwayatkan%20dari%20Ibnu%20Umar%20bahwa%20Rasulullah%20saw%20bersabda%2C%E2%80%9DShalat%20berjama%E2%80%99ah%20itu%20lebih%20utama" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fhukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html&amp;t=Hukum%20Wanita%20Shalat%20Berjamaah%20di%20Masjid&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0APara%20ulama%20telah%20bersepakat%20bahwa%20shalat%20seorang%20laki-laki%20lebih%20utama%20dilakukan%20berjama%E2%80%99ah%20di%20masjid%20daripada%20di%20rumahnya%2C%20sebagaimana%20hadits%20yang%20diriwayatkan%20dari%20Ibnu%20Umar%20bahwa%20Rasulullah%20saw%20bersabda%2C%E2%80%9DShalat%20berjama%E2%80%99ah%20itu%20lebih%20utama" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_46535267"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_46535267"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/hukum-wanita-shalat-berjamaah-di-masjid.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segolongan Orang yang Menunda Mengikuti Shaf Pertama</title>
		<link>http://berjamaah.com/menunda-mengikuti-shaff-pertama.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/menunda-mengikuti-shaff-pertama.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 00:30:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Shaf]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita merasa malas untuk melakukan ketaatan dan ibadah, bahkan, meremehkannya, tidak memperhatikan shalat di awal waktu, mengerjakan shalat ketika injury time, waktu shalat sudah mau habis, menunda-nunda pergi haji padahal kesehatan, waktu, dan biaya ada, menunda-nunda pergi shalat Jum&#8217;at dan lebih suka barisan shalat yang paling belakang, waspadalah jika Anda berprinsip, datang paling belakangan, [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_25131118"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/bola-api.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-190" title="bola api" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/bola-api.jpg" alt="menunda sholat - berjamaah.com" width="200" height="200" /></a></p>
<p>Ketika kita merasa malas untuk melakukan ketaatan dan ibadah, bahkan, meremehkannya, tidak memperhatikan shalat di awal waktu, mengerjakan shalat ketika injury time, waktu shalat sudah mau habis, menunda-nunda pergi haji padahal kesehatan, waktu, dan biaya ada, menunda-nunda pergi shalat Jum&#8217;at dan lebih suka barisan shalat yang paling belakang, waspadalah jika Anda berprinsip, datang paling belakangan, pulang paling duluan; maka waspadalah! Ketahuilah, Rasulullah saw. bersabda,  <strong>&#8220;Masih ada saja segolongan orang yang menunda-nunda mengikuti shaff pertama, sehingga Allah pun menunda keberadaan mereka di dalam neraka.&#8221;</strong> (Abu Daud, hadits nomor 679)<br />
<span id="more-189"></span><br />
Hati-hatilah jika Anda merasa malas melakukan ibadah-ibadah rawatib, tidak antusias melakukan shalat malam, tidak bersegera ke masjid ketika mendengar panggilan azan, enggan mengerjakan shalat dhuha dan shalat nafilah lainnya, atau menunda-nuda membayar utang puasa Ramadhan.</p>
<p>Mengenai maksud Allah menunda keberadaan mereka di dalam neraka adalah seperti diketahui bahwa barangsiapa yang meninggal dalam keadaan bertauhid, yaitu sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir dia berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat,  maka dia berhak berada di sisi Allah dan masuk surgaNya.</p>
<p><strong>Orang tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama orang yang masuk pertama), karena dia diazab terlebih dahulu di neraka disebabkan kemaksiatan dan dosa-dosanya yang dikerjakan, yang belum bertobat dan tidak diampuni. Tetapi dia juga tidak kekal di neraka, karena didalam hatinya masih ada sebutir iman.</strong></p>
<p>Adapun dalil-dalilnya sebagaimana diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, yaitu:</p>
<p>Dari Abu Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, <strong>“Barangsiapa mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah,’ kemudian meninggal, maka pasti masuk surga.”</strong></p>
<p>Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda, <strong>“Akan keluar dari neraka bagi orang yang mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah,’ walaupun hanya sebesar satu butir iman di hatinya.”</strong></p>
<p>Dari Abu Dzar pula, dia telah berkata bahwa sesungguhnya Nabi saw telah bersabda, “Telah datang kepadaku malaikat Jibril dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang meninggal diantara umatmu dalam keadaan tanpa mempersekutukan Allah, maka pasti akan masuk surga, walaupun dia berbuat zina dan mencuri.” Nabi saw. mengulangi sampai dua kali.</p>
<p>Banyak hadis yang menunjukkan bahwa kalimat Syahadat memberi hak untuk masuk surga dan terlindung dari neraka bagi yang mengucapkannya (mengucap Laa ilaaha illallaah). Maksudnya ialah, meskipun dia banyak berbuat dosa, dia tetap masuk surga, walaupun terakhir.</p>
<p>Sedangkan yang dimaksud terlindung dari neraka ialah tidak selama-lamanya di dalam neraka, tetapi diazab terlebih dahulu karena perbuatan maksiatnya. (berjamaah.com)</p>
<p>Wallahu &#8216;alam.</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;title=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0AKetika%20kita%20merasa%20malas%20untuk%20melakukan%20ketaatan%20dan%20ibadah%2C%20bahkan%2C%20meremehkannya%2C%20tidak%20memperhatikan%20shalat%20di%20awal%20waktu%2C%20mengerjakan%20shalat%20ketika%20injury%20time%2C%20waktu%20shalat%20sudah%20mau%20habis%2C%20menunda-nunda%20pergi%20haji%20padahal%20kesehatan%2C%20waktu%2C" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;title=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&amp;notes=%0D%0A%0D%0AKetika%20kita%20merasa%20malas%20untuk%20melakukan%20ketaatan%20dan%20ibadah%2C%20bahkan%2C%20meremehkannya%2C%20tidak%20memperhatikan%20shalat%20di%20awal%20waktu%2C%20mengerjakan%20shalat%20ketika%20injury%20time%2C%20waktu%20shalat%20sudah%20mau%20habis%2C%20menunda-nunda%20pergi%20haji%20padahal%20kesehatan%2C%20waktu%2C" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;t=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;title=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;title=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&amp;annotation=%0D%0A%0D%0AKetika%20kita%20merasa%20malas%20untuk%20melakukan%20ketaatan%20dan%20ibadah%2C%20bahkan%2C%20meremehkannya%2C%20tidak%20memperhatikan%20shalat%20di%20awal%20waktu%2C%20mengerjakan%20shalat%20ketika%20injury%20time%2C%20waktu%20shalat%20sudah%20mau%20habis%2C%20menunda-nunda%20pergi%20haji%20padahal%20kesehatan%2C%20waktu%2C" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;t=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;title=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;t=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&amp;s=%0D%0A%0D%0AKetika%20kita%20merasa%20malas%20untuk%20melakukan%20ketaatan%20dan%20ibadah%2C%20bahkan%2C%20meremehkannya%2C%20tidak%20memperhatikan%20shalat%20di%20awal%20waktu%2C%20mengerjakan%20shalat%20ketika%20injury%20time%2C%20waktu%20shalat%20sudah%20mau%20habis%2C%20menunda-nunda%20pergi%20haji%20padahal%20kesehatan%2C%20waktu%2C" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fmenunda-mengikuti-shaff-pertama.html&amp;t=Segolongan%20Orang%20yang%20Menunda%20Mengikuti%20Shaf%20Pertama&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0AKetika%20kita%20merasa%20malas%20untuk%20melakukan%20ketaatan%20dan%20ibadah%2C%20bahkan%2C%20meremehkannya%2C%20tidak%20memperhatikan%20shalat%20di%20awal%20waktu%2C%20mengerjakan%20shalat%20ketika%20injury%20time%2C%20waktu%20shalat%20sudah%20mau%20habis%2C%20menunda-nunda%20pergi%20haji%20padahal%20kesehatan%2C%20waktu%2C" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_25131118"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_25131118"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/menunda-mengikuti-shaff-pertama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban di Balik Perintah Sholat Subuh</title>
		<link>http://berjamaah.com/keajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/keajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 09:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Hambatan Sholat Berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Subuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa Harus Bangun pagi buta untuk Sholat Subuh? Bagi seorang muslim mungkin pertanyaan ini dengan mudah dijawab ; karena sholat subuh adalah bagian dari ibadah wajib yang harus dikerjakan sebagai bukti ketaatan pada Tuhannya. Tapi kenapa harus pagi buta?? Kita sedang enak-enaknya tidur disuruh sholat? Pertanyaan-pertanyaan ini untuk sebagian orang mungkin dianggap bodoh dan bisa [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_55725604"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/sujud10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-188" title="keajaiban sholat subuh - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/sujud10-200x300.jpg" alt="keajaiban sholat subuh - berjamaah.com" width="200" height="300" /></a></p>
<p><strong>Kenapa Harus Bangun pagi buta untuk Sholat Subuh?</strong></p>
<p>Bagi seorang muslim mungkin pertanyaan ini dengan mudah dijawab ; karena sholat subuh adalah bagian dari ibadah wajib yang harus dikerjakan sebagai bukti ketaatan pada Tuhannya. Tapi kenapa  harus pagi buta?? Kita sedang enak-enaknya tidur disuruh sholat?</p>
<p><span id="more-187"></span></p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan ini untuk sebagian orang mungkin dianggap bodoh dan bisa dianggap nyeleneh. Tapi untuk orang-orang yang berfikir ilmiah pertanyaan tersebut adalah stimulasi ide besar untuk pembuktian. Kenapa harus dibuktikan?? Yang jelas tidak ada satu halpun yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan kepada umatnya tanpa kebermanfaatan.</p>
<p>Jika kita amati, ada satu hal yang berbeda dari ritual sholat subuh dibandingkan sholat lima waktu lainnya. Kalimat yang terdengar dari suara adzan sedikit berbeda dengan adzan pada sholat yang lain.  Kalimat “ash shalatu khairun minan naum”, menjadi titik perbedaannya. Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Kenapa kalimat itu hanya muncul pada adzan subuh dan tidak pada adzan lainnya ?</p>
<p>Memang ada banyak hikmah yang bisa diambil dari ritual di pagi buta ini. Dari peluang rezeki yang besar karena sudah mulai sejak subuh sampai manfaat terhindar dari kemacetan terutama di kota metropolitan seperti Jakarta. Ternyata bukan itu saja arti kebermanfaatan yang Allah berikan. Sholat subuh juga mempunyai manfaat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.</p>
<p>Di dalam tubuh manusia ada kekuatan yang terus bekerja tanpa kita komando. Apakah kita sedang tersadar atau tidur. Kekuatan yang mengatur gerak usus kita sehingga bisa dikeluarkan menjadi feses setelah menyerap zat-zat bermanfaat untuk tubuh. Kekuatan syaraf otonom mempunyai 2 fungsi yang bekerja secara antagonis, biasa kita sebut sebagai syaraf simpatis dan syaraf parasimpatis.</p>
<p>Kita mempunyai irama tubuh yang biasa disebut irama sirkadian tubuh dimana mulai jam 3 dini terjadi peningkatan adrenalin. Akibatnya tekanan darah manusia juga meningkat. Padahal kita sedang tidur pulas. Biasanya adrenalin kita bekerja saat kita beraktifitas atau dalam keadaan stress. Selain itu terjadi pula penyempitan pembuluh darah otak yang menyebabkan oksigenasi otak berkurang sehingga kita merasa berat kalo bangun pagi dan cenderung mengantuk. Peningkatan adrenalin juga mengaktivasi sistem pembekuan darah dimana sel-sel trombosit berangkulan membentuk suatu trombus. Trombus inilah yang menyebabkan gangguan kardiovaskuler pada manusia. Semuanya adalah kerjaan saraf simpatis.</p>
<p><strong>Lalu apa hubungannya dengan Sholat?</strong></p>
<p>Hasil penelitian Furchgott dan Ignarro serta Murad tentang suatu zat didalam dinding sel yang dapat melebarkan pembuluh darah menjawab pertanyaan di atas. Zat yang ditemukan itu bernama NO (Nitrit Oksida). Yang luar biasa adalah ternyata Nitrit Oksida ini diproduksi terus menerus selama istirahat termasuk ketika manusia tidur. Zat ini juga mencegah terbentuknya trombus dengan menghambat agregasi/penempelan trombosit. Hasil temuan ini mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.</p>
<p><strong>Aktivitas Bangun pagi untuk sholat subuh apa lagi dengan berjalan ke mesjid untuk berjamaah dapat meningkatkan kadar Nitrit oksida dalam pembuluh darah sehingga oksigenasi ke otak juga bertambah akibat melebarnya pembuluh darah otak dan yang pasti trombosit dicegah untuk saling menempel jadinya pembuluh darah tidak bertambah sempit. Aktivitas mengejan yang ditimbulkan pada gerakan rukuk dalam sholat meningkatkan tonus syaraf parasimpatis yang melawan efek dari syaraf simpatis seperti yang sudah dijelaskan di atas.</strong><strong><br />
</strong><br />
Subhanallah&#8230;  dengan menjalankan sholat subuh apa lagi dengan berjalan ke masjid (terutama untuk yang laki-laki ni) kita dapat mencegah proses gangguan pada sistem kardiovaskular kita.</p>
<p>Untuk orang-orang yang berfikir, demikian hikmah dari ajakan-Nya “ash shalatu khairun minan naum”. (berjamaah.com)</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;title=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0AKenapa%20Harus%20Bangun%20pagi%20buta%20untuk%20Sholat%20Subuh%3F%0D%0A%0D%0ABagi%20seorang%20muslim%20mungkin%20pertanyaan%20ini%20dengan%20mudah%20dijawab%20%3B%20karena%20sholat%20subuh%20adalah%20bagian%20dari%20ibadah%20wajib%20yang%20harus%20dikerjakan%20sebagai%20bukti%20ketaatan%20pada%20Tuhannya.%20Tapi%20kenapa%20%20ha" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;title=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&amp;notes=%0D%0A%0D%0AKenapa%20Harus%20Bangun%20pagi%20buta%20untuk%20Sholat%20Subuh%3F%0D%0A%0D%0ABagi%20seorang%20muslim%20mungkin%20pertanyaan%20ini%20dengan%20mudah%20dijawab%20%3B%20karena%20sholat%20subuh%20adalah%20bagian%20dari%20ibadah%20wajib%20yang%20harus%20dikerjakan%20sebagai%20bukti%20ketaatan%20pada%20Tuhannya.%20Tapi%20kenapa%20%20ha" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;t=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;title=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;title=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&amp;annotation=%0D%0A%0D%0AKenapa%20Harus%20Bangun%20pagi%20buta%20untuk%20Sholat%20Subuh%3F%0D%0A%0D%0ABagi%20seorang%20muslim%20mungkin%20pertanyaan%20ini%20dengan%20mudah%20dijawab%20%3B%20karena%20sholat%20subuh%20adalah%20bagian%20dari%20ibadah%20wajib%20yang%20harus%20dikerjakan%20sebagai%20bukti%20ketaatan%20pada%20Tuhannya.%20Tapi%20kenapa%20%20ha" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;t=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;title=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;t=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&amp;s=%0D%0A%0D%0AKenapa%20Harus%20Bangun%20pagi%20buta%20untuk%20Sholat%20Subuh%3F%0D%0A%0D%0ABagi%20seorang%20muslim%20mungkin%20pertanyaan%20ini%20dengan%20mudah%20dijawab%20%3B%20karena%20sholat%20subuh%20adalah%20bagian%20dari%20ibadah%20wajib%20yang%20harus%20dikerjakan%20sebagai%20bukti%20ketaatan%20pada%20Tuhannya.%20Tapi%20kenapa%20%20ha" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fkeajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html&amp;t=Keajaiban%20di%20Balik%20Perintah%20Sholat%20Subuh&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0AKenapa%20Harus%20Bangun%20pagi%20buta%20untuk%20Sholat%20Subuh%3F%0D%0A%0D%0ABagi%20seorang%20muslim%20mungkin%20pertanyaan%20ini%20dengan%20mudah%20dijawab%20%3B%20karena%20sholat%20subuh%20adalah%20bagian%20dari%20ibadah%20wajib%20yang%20harus%20dikerjakan%20sebagai%20bukti%20ketaatan%20pada%20Tuhannya.%20Tapi%20kenapa%20%20ha" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_55725604"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_55725604"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/keajaiban-di-balik-perintah-sholat-subuh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sholat Tepat Waktu agar Rezeki juga Tepat Waktu</title>
		<link>http://berjamaah.com/sholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html</link>
		<comments>http://berjamaah.com/sholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2010 12:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hudzaifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://berjamaah.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku, simak dialog berikut ini agar bisa kita petik hikmahnya. Sesungguhnya sholat yang paling afdhal adalah sholat tepat waktu.  Ingin rezeki lancar dan tidak tertunda-tunda, sholatlah tepat waktu. Penanya : “Kerja disini digaji pak?” Satpam : “Iya dong pak.” Penanya : “Alhamdulillah ya, masih bisa kerja dan digaji. Sementara ada orang lain yang ngga’ punya [...]<div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_41400646"></div></div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/sholat6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-184" title="sholat tepat waktu - berjamaah.com" src="http://berjamaah.com/wp-content/uploads/2010/09/sholat6-300x255.jpg" alt="sholat tepat waktu - berjamaah.com" width="300" height="255" /></a></p>
<p>Saudaraku, simak dialog berikut ini agar bisa kita petik hikmahnya. <strong>Sesungguhnya sholat yang paling afdhal adalah sholat tepat waktu.  Ingin rezeki lancar dan tidak tertunda-tunda, sholatlah tepat waktu.</strong></p>
<p><span id="more-183"></span></p>
<p>Penanya : “Kerja disini digaji pak?”</p>
<p>Satpam : “Iya dong pak.”</p>
<p>Penanya : “Alhamdulillah ya, masih bisa kerja dan digaji. Sementara ada orang lain yang ngga’ punya pekerjaan apalagi digaji”</p>
<p>Satpam : “Iya sih, pak. Tapi, Saya bosan pak, sudah 7 tahun begini terus … jadi satpam aja. Gaji pun naik ala kadarnya.”</p>
<p>Penanya : “Ooo begitu ya pak. Ohya, sudah sholat pak?”</p>
<p>Satpam : “Belum. Nanti aja, tanggung. Jam 5-an aja deh.”</p>
<p>Penanya : “Wah, sekarang jam 3-an, waktunya ashar. Kalau bapak sholat jam 5 berarti menunda sholat 2 jam. Kalau satu hari ada 5 waktu sholat, rata-rata bapak menunda 5 x 2 jam = 10 jam. Artinya Satu minggu bapak menunda 7 x 10 jam = 70 jam. Satu bulan 4 x 70 jam = 280 jam. Satu tahun bapak menunda 12 x 280 jam = 3360 jam. Dan akhirnya selama 7 tahun bapak telah menunda sholat selama 7 x 3360 jam = 3520 jam atau sama dengan 3 tahun. Nah, jadi dari 7 tahun yang bapak merasa bosan itu, bapak telah kehilangan 3 tahun menunda sholat.”</p>
<p>Satpam : “Wah, iya-ya pak. Banyak banget ya.”</p>
<p>Penanya : “Iya pak. Wajar kalau rezeki bapak tertunda juga.”</p>
<p>Penanya : “Sholatlah tepat waktu pak. Kalau sudah bisa, sholatlah berjama’ah, kalau sudah bisa, tambahkan dengan yang sunah, kalau sudah bisa, lengkapi dengan sholat Dhuha dan Tahajud. Lalu sempurnakan dengan sedekah.”</p>
<p>Satpam : “Iya pak, astaghfirullah. Jadi selama ini saya sendiri yang menjadi penyebab tertundanya rezeki Allah turun.”</p>
<p>Nyuussss, bagai es segar yang mengguyur udara panas dibulan puasa ini, beberapa kalimat tanya-jawab antara seorang ustadz yang sering tampil di TV dengan seorang satpam SPBU itu memberikan kesegaran, kesejukan sekaligus efek kejut buat kita yang selama ini masih sering melewatkan sholat di awal waktu.  Mungkin juga sebagian rezeki yang tertunda selama ini adalah buah dari ketidaktaatan kita pada perintah Sang Pemilik Kekayaan dan Pemberi rezeki.  Astaghfirullahal’adziim. Yaa Robb ampuni dan kasihilah hamba-Mu ini. <strong>(jamaahmasjid.blogspot.c0m)</strong></p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;title=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&amp;bodytext=%0D%0A%0D%0ASaudaraku%2C%20simak%20dialog%20berikut%20ini%20agar%20bisa%20kita%20petik%20hikmahnya.%20Sesungguhnya%20sholat%20yang%20paling%20afdhal%20adalah%20sholat%20tepat%20waktu.%C2%A0%20Ingin%20rezeki%20lancar%20dan%20tidak%20tertunda-tunda%2C%20sholatlah%20tepat%20waktu.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0APenanya%20%3A%20%E2%80%9CKerja%20disini%20digaji%20p" title="Digg"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://sphinn.com/index.php?c=post&amp;m=submit&amp;link=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html" title="Sphinn"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/sphinn.png" title="Sphinn" alt="Sphinn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;title=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&amp;notes=%0D%0A%0D%0ASaudaraku%2C%20simak%20dialog%20berikut%20ini%20agar%20bisa%20kita%20petik%20hikmahnya.%20Sesungguhnya%20sholat%20yang%20paling%20afdhal%20adalah%20sholat%20tepat%20waktu.%C2%A0%20Ingin%20rezeki%20lancar%20dan%20tidak%20tertunda-tunda%2C%20sholatlah%20tepat%20waktu.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0APenanya%20%3A%20%E2%80%9CKerja%20disini%20digaji%20p" title="del.icio.us"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;t=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu" title="Facebook"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;title=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu" title="Mixx"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;title=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&amp;annotation=%0D%0A%0D%0ASaudaraku%2C%20simak%20dialog%20berikut%20ini%20agar%20bisa%20kita%20petik%20hikmahnya.%20Sesungguhnya%20sholat%20yang%20paling%20afdhal%20adalah%20sholat%20tepat%20waktu.%C2%A0%20Ingin%20rezeki%20lancar%20dan%20tidak%20tertunda-tunda%2C%20sholatlah%20tepat%20waktu.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0APenanya%20%3A%20%E2%80%9CKerja%20disini%20digaji%20p" title="Google Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&amp;body=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html" title="email"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;t=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu" title="MySpace"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://berjamaah.com/feed" title="RSS"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/rss.png" title="RSS" alt="RSS" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;title=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu" title="StumbleUpon"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html" title="Technorati"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.tumblr.com/share?v=3&amp;u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;t=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&amp;s=%0D%0A%0D%0ASaudaraku%2C%20simak%20dialog%20berikut%20ini%20agar%20bisa%20kita%20petik%20hikmahnya.%20Sesungguhnya%20sholat%20yang%20paling%20afdhal%20adalah%20sholat%20tepat%20waktu.%C2%A0%20Ingin%20rezeki%20lancar%20dan%20tidak%20tertunda-tunda%2C%20sholatlah%20tepat%20waktu.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0APenanya%20%3A%20%E2%80%9CKerja%20disini%20digaji%20p" title="Tumblr"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/tumblr.png" title="Tumblr" alt="Tumblr" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu%20-%20http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html" title="Twitter"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="" title="Twitthis"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/" title="Twitthis" alt="Twitthis" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fberjamaah.com%2Fsholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html&amp;t=Sholat%20Tepat%20Waktu%20agar%20Rezeki%20juga%20Tepat%20Waktu&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0A%0D%0ASaudaraku%2C%20simak%20dialog%20berikut%20ini%20agar%20bisa%20kita%20petik%20hikmahnya.%20Sesungguhnya%20sholat%20yang%20paling%20afdhal%20adalah%20sholat%20tepat%20waktu.%C2%A0%20Ingin%20rezeki%20lancar%20dan%20tidak%20tertunda-tunda%2C%20sholatlah%20tepat%20waktu.%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0APenanya%20%3A%20%E2%80%9CKerja%20disini%20digaji%20p" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://berjamaah.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_41400646"></div></div></div><div align="right"><div class="sharexyWidgetNoindexUniqueClassName"><div id="shr_41400646"></div></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://berjamaah.com/sholat-tepat-waktu-agar-rezeki-juga-tepat-waktu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
